Keajaiban di Kursi 11A: Kisah Satu-satunya Penumpang Selamat karena Melompat dari Pesawat Air India
Vishwash Kumar Ramesh menjadi satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan pesawat Air India di Ahmedabad.
Tampaknya mustahil, namun tak lama setelah kabar kecelakaan pesawat Air India di kota Ahmedabad kemarin tersebar, video mulai beredar di media sosial yang menunjukkan seorang pria berjalan dari lokasi kejadian dengan kemeja berlumur darah.
Kemudian, terungkap ada satu penumpang selamat: seorang warga negara Inggris keturunan India, yang diidentifikasi sebagai Vishwash Kumar Ramesh, 38 tahun, oleh Hindustan Times.
“Tiga puluh detik setelah lepas landas, terdengar suara keras dan kemudian pesawat jatuh. Semuanya terjadi begitu cepat,” kutipnya dalam wawancara di rumah sakit tempat ia dirawat.
“Saya tidak tahu bagaimana saya bisa selamat,” kata dia seperti penuturan adiknya, Nayan Ramesh, yang berusia 27 tahun.
Tidak terlalu kritis
Ia mengatakan dirinya sedang mengunjungi keluarga dan akan kembali ke Inggris bersama saudaranya yang duduk di baris yang berbeda. Ia tidak tahu apakah saudaranya selamat, katanya.
Air India kemudian mengonfirmasi bahwa dari 242 orang di dalam pesawat, 241 orang tewas, menjadikan Ramesh satu-satunya penumpang selamat.
Sepupunya, Ajay Valgi, mengatakan kepada wartawan di Leicester, Inggris, bahwa Ramesh telah menghubungi keluarganya untuk memberitahu bahwa ia baik-baik saja. Sepupunya menuturkan mereka sangat sedih atas kehilangan saudaranya dan semua korban lain yang meninggal.
Seorang dokter mengatakan kepada CNN bahwa kondisi Ramesh “tidak terlalu kritis” dan ia mungkin bisa dipulangkan dalam beberapa hari ke depan.
“Ia berdarah di beberapa bagian tubuhnya, tetapi tidak terluka parah. Ia sangat nyaman dan dalam pengawasan ketat, tidak ada masalah,” kata Dr. Rajnish Patel, profesor dan kepala bedah di Rumah Sakit Sipil Ahmedabad, seperti dilansir CNN, Jumat (13/6).
Mengejutkan pakar
Media berita India telah membagikan foto boarding pass Ramesh, yang menunjukkan bahwa ia duduk di kursi 11A, di baris pintu darurat, tepat di depan sayap kiri pesawat. CNN belum memverifikasi keaslian foto tersebut secara independen.
Pakar keselamatan CNN dan mantan inspektur keselamatan Administrasi Penerbangan Federal AS, David Soucie, menyatakan keterkejutannya bahwa seseorang yang duduk di bagian tersebut bisa selamat dari kecelakaan seperti itu.
“Kursi itu berada tepat di atas spar sayap, tempat yang kokoh di mana pesawat akan menghantam tanah, tetapi dari segi kelangsungan hidup di atasnya, itu sangat mengejutkan,” ujarnya kepada CNN.
Kemungkinan akan bertambah
Kelangsungan hidup Ramesh digambarkan sebagai keajaiban oleh seorang anggota parlemen Inggris.
“Ini benar-benar keajaiban. Saya telah menghubungi keluarga dan memilih untuk menghormati privasi mereka di masa sulit ini. Tetapi seperti yang mungkin Anda ketahui … salah satu saudaranya juga berada di pesawat itu dan sayangnya tidak selamat,” kata Shivani Raja, anggota parlemen untuk Leicester East, kepada Max Foster dari CNN pada hari Kamis.
Orang-orang di dalam asrama BJ Medical College and Hospital juga tewas ketika pesawat menabraknya, kata seorang dokter senior di Rumah Sakit Sipil Ahmedabad, tempat sebagian besar korban tewas dan terluka dibawa, kepada CNN.
Dokter tersebut menambahkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah.
Sebelumnya pada hari Kamis, Swapnil Bhalodia dari Jaringan Mahasiswa Medis Asosiasi Medis India mengatakan bahwa setidaknya tiga mahasiswa kedokteran tewas dalam kecelakaan tersebut dan 30 lainnya terluka.
Pesawat tersebut menuju Bandara Gatwick di London dan mengangkut penumpang berkebangsaan India, Inggris, Kanada, dan Portugal.