LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Imbangi China, Vietnam diam-diam pasang roket di perairan sengketa

Pemerintah Vietnam mengklaim adanya alutsista di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan adalah hak mereka

2016-08-10 12:29:00
Konflik Laut China Selatan
Advertisement

Tak cuma memprotes sengketa wilayah di Laut China Selatan, Vietnam rupanya diam-diam membentengi pulau mereka di kawasan sengketa dengan roket. Bocoran dokumen menunjukkan peluncur roket Vietnam merupakan jenis mutakhir yang mampu menyerang landasan pacu dan instalasi militer China di seluruh rute perdagangan perairan tersebut.

Kantor Berita Reuters melaporkan, Rabu (10/8), seorang pejabat negara Barat menyebut Hanoi cukup cerdas mengirimkan peluncur dari daratan Vietnam dan memposisikan mereka ke lima pangkalan di pulau-pulau Spratly dalam beberapa bulan terakhir tanpa terendus media. Meski dapat memancing ketegangan di kawasan, pejabat yang menjadi pembocor dokumen ini menilai langkah Vietnam seharusnya dapat meredam agresivitas Beijing.

Peluncur roket tersebut disusun tersembunyi dari pantauan udara. Sampai sekarang pemerintah Vietnam masih membantah pihaknya memasang roket di dekat perairan sengketa.

Advertisement

Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan informasi tersebut 'tidak akurat'. Wakil Menteri Pertahanan Vietnam Senior Letnan Jenderal Nguyen Chi Vinh menuturkan bantahan senada.

"Vietnam tidak memiliki peluncur atau senjata tersebut yang sudah dipersiapkan di Kepulauan Spratly. Meski demikian, negara kami memang berhak untuk mengambil tindakan pengamanan tersebut," ujarnya di Singapura dua bulan lalu.

"Adalah hak kami untuk membela diri dan memindahkan salah satu senjata kami ke daerah yang masih dalam wilayah kedaulatan kami setiap saat," lanjut Nguyen.

Advertisement

Langkah ini tentunya dibuat Hanoi untuk melawan Beijing yang membangun tujuh pulau reklamasi di Kepulauan Spratly. Militer Vietnam takut strategi mereka untuk mempertahankan wilayah Vietnam Selatan di pulau pertahanan ketahuan karena adanya landasan pacu, bangunan, radar dan instalasi militer China di wilayah itu.

Vietnam, China dan Taiwan mengklaim seluruh wilayah di Kepulauan Spratly, sementara itu, Filipina, Malaysia dan Brunei Darussalam hanya mengklaim beberapa wilayah saja. Hal ini yang memicu ketegangan di kawasan.

Bulan lalu, Mahkamah Internasional di Den Haag mengeluarkan putusan bersalah kepada China karena mengklaim seluruh wilayah di Laut China Selatan. Hal ini dilaporkan Filipina yang merasa dirugikan oleh klaim sepihat Beijing tersebut.

Sementara itu, China sendiri tetap kukuh mengklaim perairan tersebut bagian dari wilayah mereka sejak era kerajaan di masa lalu.

Baca juga:
Melihat lebih dekat persembunyian jet China di Laut China Selatan
Pengamat soal Laut China Selatan: Indonesia aneh, kenapa kaget?
ASEAN dorong Filipina dan Beijing berunding soal Laut China Selatan
Upaya ASEAN bersikap soal Laut China Selatan diblok sekutu Tiongkok
Demo anti-AS, massa di China keliru geruduk toko tiruan Apple
4 Sentimen rakyat China terhadap AS dalam isu Laut China Selatan
Kalah arbitrase, China tekan Filipina dan ngotot bangun pulau buatan
Vietnam: Keputusan di Laut China Selatan harus adil dan objektif

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.