Vietnam: Keputusan di Laut China Selatan harus adil dan objektif
Merdeka.com - Tak hanya Filipina, Vietnam juga marah saat wilayahnya di Laut China Selatan sebagian besar diklaim Beijing. Karenanya, begitu tahu Filipina mengadukan hal ini kepada Mahkamah Arbitrase Internasional di Den Haag, pemerintah Vietnam meminta agar keputusan yang nantinya dikeluarkan adil dan objektif.
Meskipun China menegaskan tidak akan menerima putusan apapun dari Den Haag, Kementerian Luar Negeri Vietnam berharap keputusan yang dibuat dapat menyelesaikan sengketa perairan secara damai.
"Vietnam terus mengamati kasus ini dan ingin agar mahkamah arbitrase mengeluarkan putusan yang adil dan objektif agar bisa menciptakan basis untuk solusi damai di Laut China Selatan," ujar juru bicara Kemlu Vietnam, Le Hai Binh, dilansir dari Reuters, Sabtu (2/7).
Sementara itu, pekan ini Negeri Tirai Bambu akan menggelar latihan militer di sekitar Kepulauan Paracel di Laut China Selatan. Administrasi keselamatan maritim China menyebutkan latihan rutin dilakukan di sana, apalagi menjelang keputusan Mahkamah Arbitrase Internasional 12 Juli mendatang.
Dalam sebuah pernyataan di situs resmi militer China, dengan singkat disebutkan latihan akan berlangsung dari 5 hingga 11 Juli. Kapal lain dilarang memasuki perairan mereka saat latihan sedang berlangsung.
Pada 2014, Filipina menantang China yang mengklaim mayoritas Laut China Selatan. Tak hanya Filipina, negara ASEAN lain seperti Vietnam, Malaysia dan Brunei Darussalam pun turut mengecam klaim China itu. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya