Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). (Reuters/Nick Oxford)
Advertisement
Kebakaran hutan yang dipicu oleh kondisi cuaca hangat kering dan angin kencang hingga kecepatan 70 mil per jam menyebar dengan cepat ke wilayah Oklahoma, Amerika Serikat, Jumat (14/03/2025) waktu setempat. Kebakaran yang merembet pada rumah-rumah penduduk telah mendorong proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Advertisement
Petugas tanggap darurat berusaha keras mengatasi semua kebakaran yang terjadi di sebagian wilyah Oklahoma. Tercatat lebih dari seratus tigapuluh kebakaran terjadi di wilayah Oklahoma ini.
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Kebakaran hutan yang merembet ke pemukiman warga di Oklahoma, AS, (14/03/2025). Reuters/Nick Oxford
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Kebakaran besar terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang melanda area padat penduduk dan mengakibatkan 543 bangunan terbakar. Banyak korban yang terdampak.
Kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan semakin meluas. Selain Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir, api mulai bermunculan di Banyuasin.
Akibat angin kencang dan kekeringan ekstrem, kebakaran dahsyat ini disebut memiliki skala dan kecepatan penyebaran yang belum pernah terjadi sebelumnya.