Api dan asap mengepul dari gedung-gedung selama serangan massal pesawat nirawak dan rudal Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, Kamis malam (04/07/2025) (AFP/ Oleksii Filippov)
Advertisement
Ibu kota Ukraina Kyiv kembali diguncang serangan besar-besaran Rusia pada Kamis malam (04/07/2025), hanya beberapa jam setelah berlangsungnya percakapan telepon antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Rusia. Menurut pejabat Ukraina, ini menjadi salah satu serangan terbesar dalam beberapa bulan terakhir, dengan lebih dari 500 pesawat tak berawak (drone) dan 11 rudal yang diluncurkan Rusia ke berbagai wilayah, terutama menargetkan infrastruktur sipil dan fasilitas medis di Kyiv. Meskipun belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, lebih dari 20 orang dilaporkan luka-luka, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang menjadi korban ldi kawasan permukiman warga.
Pertahanan udara Ukraina menembaki pesawat nirawak Rusia selama serangan massal malam hari di Kyiv, Kamis malam (04/07/2025) AFP/ Sergei Supinky
Warga berlindung di stasiun kereta bawah tanah selama serangan rudal di ibu kota Ukraina, Kyiv, Kamis malam (04/07/2025) AFP/ Barbara Wojazer
Warga berlindung di stasiun kereta bawah tanah selama serangan rudal di ibu kota Ukraina, Kyiv, Kamis malam (04/07/2025) AFP/ Barbara Wojazer
Api dan asap mengepul dari gedung-gedung selama serangan massal pesawat nirawak dan rudal Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, Kamis malam (04/07/2025) AFP/ Oleksii Filippov
Warga berjalan dengan anjingnya saat asap mengepul di ibu kota Ukraina, Kyiv, Jumat (04/07/2025) AFP/ Oleksii Filippov
Tim penyelamat Ukraina bekerja di sebuah bangunan perumahan yang rusak setelah serangan massal pesawat nirawak dan rudal Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, Jumat (04/07/2025) AFP/ Oleksii Filippov
Warga berjalan dengan anjingnya saat asap mengepul di ibu kota Ukraina, Kyiv, Jumat (04/07/2025) AFP/ Oleksii Filippov
Seorang pria melihat reruntuhan mobil setelah serangan massal pesawat nirawak dan rudal Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, Jumat (04/07/2025) AFP/ Oleksii Filippov AFP
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.