LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Berselisih Paham Soal Agama, Pendeta di Malaysia Bunuh Ibu Kandung dan Mayatnya Disimpan 3 Tahun di Kulkas

Hasil otopsi menunjukkan cedera pada bagian dada korban akibat trauma benda tumpul,

Kamis, 28 Nov 2024 10:32:00
malaysia
Ilustrasi penemuan jasad di hutan bakau di Situbondo (Istimewa) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Seorang pendeta di Malaysia, Deanesh Narayanan Nair (53) ditangkap pada Selasa (26/11) setelah didakwa atas pembunuhan ibunya dan menyimpan jasadnya di dalam freezer selama lebih dari tiga tahun. Menurut laporan media, pembunuhan tersebut terjadi antara 21 hingga 26 Maret 2021.

Dilansir Channel News Asia, Rabu (27/11), Deanesh dilaporkan telah memukul ibunya, Catherine Daniel yang berusia 77 tahun, hingga tewas. Setelah insiden tersebut, ia membungkus tubuh ibunya menggunakan handuk dan plastik sebelum menyimpannya di dalam freezer di rumah mereka yang terletak di Taman Overseas Union Garden, Kuala Lumpur.

Akhirnya, jasad Catherine ditemukan pada 12 November lalu setelah Deanesh menghubungi pihak kepolisian untuk menyerahkan diri. Saat dihadapkan di Pengadilan Magistrate di Kuala Lumpur, Deanesh dijerat dengan dakwaan pembunuhan berdasarkan Pasal 302 KUHP. Jika terbukti bersalah, ia dapat dijatuhi hukuman mati atau penjara selama 30 hingga 40 tahun, serta hukuman cambuk minimal 12 kali.

Polisi menyatakan hasil autopsi awal menunjukkan Catherine mengalami cedera pada bagian dada akibat trauma benda tumpul, yang menjadi penyebab kematiannya. Setelah penangkapan Deanesh, pihak kepolisian menemukan pria itu berada di dekat freezer ketika mereka tiba di lokasi kejadian. Proses otopsi dilakukan di Pusat Medis Universitas Malaya untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi tubuh korban.

Advertisement

Pelaku Menderita Stroke

Sebelum tragedi ini terjadi, tetangga mengungkapkan mereka tidak pernah melihat Catherine sejak dimulainya Perintah Pengendalian Pergerakan (MCO) yang diberlakukan oleh pemerintah Malaysia pada tahun 2020 sebagai langkah penanganan pandemi Covid-19.

Berdasarkan informasi dari tetangga, Catherine tinggal di rumahnya sendiri, tetapi sering mengunjungi putranya yang tinggal sendiri dan belum menikah. Mereka menyebutkan Deanesh jarang keluar rumah dan pintunya umumnya dalam keadaan tertutup.

Advertisement

Walaupun demikian, para tetangga menggambarkan Deanesh sebagai sosok yang bersahabat dan selalu menyapa mereka saat bertemu di luar.

"Dia selalu ramah dengan tetangga. Jika saya melihatnya di luar, dia akan menyapa dan menanyakan kabar saya," ungkap salah satu tetangga, sambil menambahkan bahwa Deanesh pernah mengalami stroke.

Perselisihan Soal Agama

Kepala Polisi Kuala Lumpur, Rusdi Mohd Isa, mengungkapkan, setelah penangkapan, Deanesh mengakui telah membunuh ibunya pada tahun 2021. Alasan di balik tindakan tersebut adalah keinginannya untuk "mengantarkannya ke surga" setelah terjadi perselisihan terkait keyakinan agama. Pengakuan ini mendorong penyelidik untuk lebih mendalami motif yang melatarbelakangi pembunuhan ini.

Pada sidang di Pengadilan Magistrate, Deanesh terlihat hadir menggunakan kursi roda tanpa didampingi pengacara. Dia menyatakan bahwa dia memahami dakwaan yang dibacakan oleh Majelis Hakim Atiqah Mohamed.

Advertisement

Mengingat kasus ini berada dalam yurisdiksi Pengadilan Tinggi, tidak ada permohonan yang diajukan selama sidang berlangsung. Pengadilan juga menolak permohonan jaminan untuk Deanesh dan menetapkan tanggal 7 Februari tahun depan sebagai kelanjutan persidangan. Saat ini, hasil post-mortem, laporan medis, dan pemeriksaan DNA masih dalam proses menunggu. Di sisi lain, polisi telah mengumpulkan pernyataan dari 13 saksi yang terlibat dalam penyelidikan ini.

Berita Terbaru
  • Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Prinsip 5T untuk Pengelolaan Dana Otsus Papua
  • Program Desa Berdaya NTB: Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal
  • Kolaborasi Pelabuhan Indonesia-Malaysia Perkuat Konektivitas Perdagangan Regional
  • KJRI Penang Dorong Kolaborasi BNCT-Malaysia Perkuat Konektivitas Perdagangan Regional
  • The Overtunes Guncang Panggung Java Jazz 2026, Perkenalkan Lagu Baru Setelah Vakum
  • berita update
  • konten ai
  • kuala lumpur
  • malaysia
  • merdekaglobal
  • pembunuhan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
B
Reporter Benedikta Miranti T.V, Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.