Belasan Orang Tewas Karena Berdesak-Desakan Saat Hadiri Festival Keagamaan di India
Sekitar 50.000 petugas keamanan dikerahkan di area festival keagamaan untuk memastikan ketertiban dan mengatur kerumunan pengunjung.
Setidaknya 15 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat desak-desakan di festival agama Hindu di India pada Rabu (29/1/) dini hari. Insiden ini terjadi saat ribuan umat Hindu melakukan mandi suci di sungai dalam rangka festival agama Kumbh Mela di India utara.
Keluarga yang berduka terlihat berbaris di luar rumah sakit darurat untuk mencari informasi mengenai kerabat mereka yang hilang. Tim penyelamat berusaha membantu para korban yang terluka, sementara polisi berupaya mengatur kerumunan.
Barang-barang milik pengunjung, seperti pakaian, selimut, dan ransel, berserakan di lokasi kejadian. Menurut laporan AP, tidak ada kejelasan mengenai penyebab kepanikan atau jumlah pasti orang yang terluka.
Rabu merupakan hari suci dalam festival yang berlangsung selama enam minggu ini, dan pihak berwenang memperkirakan sekitar 100 juta umat akan melakukan mandi ritual di pertemuan tiga sungai: Gangga, Yamuna, dan Saraswati. Mandi ritual ini menjadi daya tarik utama, terutama dengan kehadiran ribuan pertapa Hindu yang berlumuran abu, yang datang dalam prosesi besar untuk berendam di air sungai.
Festival Kumbh Mela, yang diadakan setiap 12 tahun, dimulai pada 13 Januari dan dikenal sebagai pertemuan keagamaan terbesar di dunia. Pihak berwenang memprediksi lebih dari 400 juta orang akan memadati lokasi festival tersebut.
Untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung, pihak berwenang telah membangun tenda besar di tepi sungai dan menyediakan sekitar 3.000 dapur serta 150.000 toilet. Sekitar 50.000 personel keamanan India dikerahkan di kota tersebut untuk menjaga ketertiban dan mengelola kerumunan.
Kerumunan besar di festival keagamaan India bukanlah hal yang baru, sering kali terjadi di area yang terbatas. Pada tahun 2013, misalnya, setidaknya 40 peziarah tewas dalam insiden kerumunan saat mereka berusaha naik kereta di stasiun Prayagraj.