Bayi di Jerman Bikin Geger karena Namanya Yahya Sinwar
Sebuah rumah sakit di Jerman akhirnya meminta maaf karena mempublikasikan nama bayi itu.
Sebuah rumah sakit di Jerman timur mengeluarkan permintaan maaf pada hari Senin setelah mempublikasikan daftar bayi yang baru lahir yang mencantumkan nama Yahya Sinwar, mantan pemimpin kelompok Palestina Hamas di Gaza.
Klinik bersalin di Rumah Sakit Universitas Leipzig menjelaskan bahwa nama-nama tersebut dipublikasikan "semata-mata atas permintaan atau dengan persetujuan orang tua."
Dalam sebuah pernyataan di Instagram pada hari Senin, klinik tersebut menyatakan: “Hari ini kami mempublikasikan nama depan bayi yang baru lahir di kanal kebidanan kami – seperti yang kami lakukan setiap hari,” katanya., seperti dilansir Middle East Monitor, Selasa (5/8).
Konteks politik
“Salah satu nama tersebut saat ini berada dalam konteks politik, yang menyebabkan kebingungan atau ketidakpahaman di kalangan beberapa pengguna.”
Pihak rumah sakit menyatakan prosedur internal akan ditinjau untuk memastikan kepekaan yang lebih besar dalam menangani kasus serupa di masa depan.
Sinwar tewas dibunuh oleh tentara Israel di Gaza selatan pada bulan Oktober tahun lalu, hampir setahun setelah Israel melancarkan perangnya terhadap Hamas.