LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

AS beri sanksi maskapai penerbangan yang digunakan Presiden Iran

Dena Airways menangani penerbangan untuk pemerintah Iran. Pada November 2017, sebuah maskapai penerbangan yang disetujui AS sebelumnya, Meraj Air, mengalihkan "operasi penerbangan VIP" ke Dena Airways, kata pernyataan AS.

2018-05-26 16:00:00
Nuklir Iran
Advertisement

Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi baru terhadap perusahaan penerbangan, yang secara rutin mengangkut Presiden Iran Hassan Rouhani.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, Departemen Keuangan AS mengatakan Dena Airways sedang ditunjuk untuk sanksi berdasarkan pada perintah presiden 2001 yang dirancang 'untuk menghalangi pendanaan teroris'.

Dena Airways menangani penerbangan untuk pemerintah Iran. Pada November 2017, sebuah maskapai penerbangan yang disetujui AS sebelumnya, Meraj Air, mengalihkan "operasi penerbangan VIP" ke Dena Airways, kata pernyataan AS, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (26/5).

Advertisement

Menurut Trita Parsi, direktur eksekutif National Iranian American Council (NIAC), Dena Airways hanya mengoperasikan satu pesawat, yang digunakan oleh Presiden Rouhani.

"Jadi apa tujuan Trump? Merendahkan moderat Iran dan memperkuat kelompok garis kerasnya," Parsi menulis di media sosial.

Menurut catatan publik yang disediakan oleh situs web AirFleets, Dena Airways hanya mengoperasikan satu pesawat, Airbus A340-300 yang telah berusia 19 tahun.

Advertisement

Sanksi baru bisa mencegah penggunaan pesawat Dena Airways untuk perjalanan dinas, "Karena perusahaan penanganan darat di seluruh dunia mungkin menolak untuk mengisi bahan bakar/ melayani pesawat", tulis pendiri situs Bourse Bazaar, Esfandyar Batmanghelidj di media sosialnya.

Dia menyebut pesawat Dena Airways sebagai versi Air Force One milik Iran, yang mengangkut presiden AS.

Tidak ada reaksi segera dari Pemerintah Iran mengenai sanksi terbaru.

Dua orang Iran yang terkait dengan Dena Airways dan seorang pengusaha Turki bernama Gulnihal Yegane, juga mendapat sanksi, begitu juga tiga perusahaan terkait penerbangan yang terkait dengan Yegane.

Orang-orang itu sekarang sedang ditetapkan sebagai 'teroris global', menurut Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

Baca juga:
Jerman sebut kesepakatan nuklir Iran membuat dunia aman
AS beri ultimatum, berikut 12 poin tuntutan terhadap nuklir Iran
Oposisi Suriah puji keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Iran
Anggota parlemen Iran serukan 'kematian Amerika' sambil bakar bendera
Dampak keputusan Trump, Airbus akan evaluasi kerja sama dengan Iran

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.