LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Anwar Ibrahim Kecam Penahanan 10 Warga Malaysia di Misi Global Sumud Flotilla

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, melalui akun Instagram resminya.

Kamis, 30 Apr 2026 20:17:56
anwar ibrahim
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam KTT ASEAN di Kuala Lumpur pada 26 Mei 2025. (Dok. AP/Vincent Thian) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengeluarkan kecaman yang tegas terhadap penahanan sepuluh warganya yang terlibat dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 di perairan internasional. Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum maritim internasional dan merusak prinsip-prinsip kemanusiaan global. Dalam keterangan resminya, Anwar menuduh bahwa tindakan Israel terhadap misi tersebut merupakan aksi kekerasan yang tidak dapat dibenarkan. Ia bahkan menyamakan tindakan itu dengan praktik perompakan di laut.

"Saya mengutuk tindakan ganas rejim Zionis Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan antarabangsa, satu pelanggaran nyata undang-undang maritim dan menyerupai tindakan lanun," ujar Anwar dalam akun Instagram pribadinya pada Kamis (30/4/2026).

Menurut informasi yang beredar, sepuluh warga Malaysia termasuk dalam kelompok aktivis yang ditahan, dan mereka merupakan bagian dari rombongan internasional dalam misi Global Sumud Flotilla yang bertujuan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Selain itu, dilaporkan bahwa enam dari total dua puluh dua kapal dalam misi tersebut juga turut ditahan. Anwar menekankan bahwa Malaysia mendesak semua pihak terkait untuk segera bertindak demi memastikan keselamatan para aktivis, termasuk warga negaranya yang saat ini dilaporkan terputus komunikasi.

Advertisement

Komunikasi Intensif

"Keselamatan mereka mesti dijamin tanpa kompromi," tegasnya. Pemerintah Malaysia, lanjut Anwar, saat ini sedang menjalin komunikasi intensif dan berkolaborasi dengan negara-negara sahabat untuk mengupayakan pembebasan para aktivis secepat mungkin. Upaya diplomatik terus dilakukan di tengah situasi yang disebutnya sebagai "getir".

Dalam pernyataannya, Anwar juga menekankan pentingnya menjunjung nilai kemanusiaan di atas segala perbedaan, terutama dalam kondisi krisis.

Advertisement
Advertisement

"Dalam situasi ini, ihsan dan kemanusiaan harus mengatasi segala perbezaan dan Malaysia akan terus berdiri teguh mempertahankan prinsip tersebut," katanya. Ia menutup pernyataannya dengan doa dan harapan agar seluruh aktivis, termasuk warga Malaysia, berada dalam kondisi selamat dan segera dibebaskan.

Berita Terbaru
  • Terungkap, Ini Alasan Yuvita Tak Kabur dari Sekapan Taufik Hidayat
  • Indonesia-Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030
  • Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Tri Tito Karnavian Harap Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global
  • PLN: Pemadaman Bergilir di Jawa Berakhir, Pasokan Batu Bara Ditambah
  • Kuasa Hukum Pastikan Jokowi Hadir di Sidang Dokter Tifa, Tunjukkan Ijazah Sejak SD
  • anwar ibrahim
  • berita update
  • global sumud flotilla
  • konten ai
  • palestina
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.