Amnesty International: Israel Melakukan Siaran Langsung Genosida di Gaza dan Dunia Hanya Menonton
Israel melakukan siaran langsung genosida di Gaza, dan negara-negara di seluruh dunia seolah hanya menonton tanpa melakukan apa-apa.
Amnesty International mengungkapkan, sejak Oktober 2024 Israel melakukan “live-streamed genocide” atau siaran langsung genosida di Gaza, dan dunia hanya menonton, seolah tak mampu berbuat apa apa. Hal ini diungkapkan dalam laporan terbaru lembaga tersebut.
Dalam “The State of the World’s Human Rights,” Amnesty mengatakan “2024 akan dikenang sebagai masa ketika penjajahan militer Israel tumbuh semakin terang-terangan dan mematikan. Hal tersebut dikarenakan Amerika Serikat (AS), Jerman, dan segelintir negara Eropa lainnya mendukung Israel. Terutama saat AS di bawah pemerintahan Biden yang secara berulang kali menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata, negara-negara tersebut tetap melanjutkan pengiriman senjata ke Israel,” seperti dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (30/4).
“Israel dan sekutu-sekutunya yang kuat, mengklaim bahwa mereka bertindak seolah-oleh hukum internasional tidak berlaku bagi mereka. Dan mereka lakukan ini dengan sengaja mengabaikan perintah Mahkamah Internasional serta dakwaan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC)," lanjut laporan tersebut.
Laporan itu menyoroti bagaimana negara-negara yang “dengan penuh semangat mendukung ICC (Mahkamah Pidana Internasional) dalam penuntutannya terhadap Presiden Rusia Putin” atas dugaan penculikan anak-anak Ukraina.
“Mereka merespons dengan sangat berbeda ketika hal seperti itu menyangkut Israel,” kata laporan tersebut.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa “2024 menunjukkan kesediaan negara-negara untuk menyebarkan propaganda demi kepentingan konflik bersenjata, yang diperkuat oleh algoritma media sosial dan suara-suara yang kuat, tanpa memperhatikan keakuratan atau konsekuensi yang dilanda kebencian. Singkatnya, 2024 merendahkan martabat kita semua.”
Reporter Magang: Devina Faliza Rey