LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

4 Kru WNI Jadi Korban Pembajakan Kapal di Gabon, Begini Respons Kemlu RI

Angkatan Laut Gabon saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam aksi pembajakan.

Selasa, 13 Jan 2026 15:07:37
wni
Gedung Pancasila. (Liputan6.com/Gempur M Surya) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengonfirmasi bahwa kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) telah menjadi korban pembajakan di perairan Ekwata, Gabon, pada 11 Januari 2026. Hal ini disampaikan oleh Plt. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, yang menyatakan bahwa insiden ini menyebabkan sejumlah korban dari anak buah kapal (ABK), termasuk WNI, seperti yang dijelaskan dalam keterangan pers yang diterima Liputan6.com pada Selasa (13/1/2026).

Dalam insiden pembajakan tersebut, dilaporkan bahwa 9 dari 12 awak kapal diculik oleh pelaku, sementara tiga awak lainnya tetap berada di kapal. Dari tiga orang yang aman itu, dua di antaranya adalah warga negara Indonesia.

Pihak Angkatan Laut Gabon saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembajakan, menurut informasi yang disampaikan oleh Kemlu RI. Tiga awak kapal yang tersisa di kapal IB FISH 7, termasuk dua WNI, telah dibawa dalam pengawalan Angkatan Laut Gabon menuju Libreville, ibu kota negara tersebut.

Terus Memantau Perkembangan

Setelah menerima laporan mengenai pembajakan ini, Kemlu RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde segera melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat, perusahaan pemilik kapal, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Advertisement

Langkah-langkah koordinasi tersebut mencakup beberapa fokus utama, yaitu mempercepat upaya penyelamatan para awak kapal yang diculik, mendapatkan pembaruan informasi mengenai kondisi kesehatan WNI ABK, serta memastikan hak-hak ketenagakerjaan para WNI dan/atau keluarga mereka tetap terpenuhi.

Kemlu RI dan KBRI Yaounde menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi pembajakan ini dan berkomitmen untuk melakukan upaya penanganan kasus secara berkelanjutan hingga semua awak kapal, terutama WNI, dapat kembali dalam keadaan aman.

Advertisement
Advertisement

Insiden ini menambah daftar kasus keselamatan WNI di luar negeri yang ditangani oleh Kementerian Luar Negeri, yang sebelumnya juga aktif dalam evakuasi dan perlindungan warga negara dalam berbagai situasi darurat di sejumlah negara.

Berita Terbaru
  • Ressa Rosano Resmi Menikah, Denada Haru Meski Hanya Hadir via Video Call
  • Upaya Pemberantasan Peredaran Narkoba di Lapas, 263 Napi High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan
  • Aksi Berbahaya di Tol Padaleunyi Viral, Kasus Travel Ugal-ugalan Berakhir Damai
  • Iran Istimewakan Rusia, Tak Kena Tarif Selat Hormuz
  • Pemerintah Minta Jemaah Haji Tak Paksakan Diri Jika Tidak Fit: Gunakan Payung dan Rutin Minum
  • berita update
  • gabon
  • kemlu
  • konten ai
  • penculikan
  • wni
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.