Marc Marquez Pesimistis Menjelang MotoGP Hungaria, Lupakan Peluang Naik Podium
Marc Marquez merendahkan harapannya untuk meraih kemenangan kedua di MotoGP Hongaria yang akan berlangsung pada akhir pekan ini.
Marc Marquez berusaha menurunkan harapan menjelang MotoGP Hungaria yang akan berlangsung akhir pekan ini. Pembalap dari tim Ducati Lenovo itu bahkan menilai peluangnya untuk meraih podium di Sirkuit Balaton Park sangat minim.
Pernyataan tersebut cukup berbeda jika dibandingkan dengan penampilannya di sirkuit yang sama pada tahun lalu. Ketika MotoGP pertama kali mengunjungi Balaton Park pada 2025, Marquez menunjukkan performa luar biasa dengan meraih pole position dan memenangkan balapan sprint maupun balapan utama.
Namun, Marquez mengungkapkan keadaan yang dihadapinya saat ini sangat berbeda. Selain itu, Aprilia telah mengambil alih posisi Ducati sebagai motor paling kompetitif di grid MotoGP, dan kondisi fisiknya juga belum sepenuhnya pulih setelah menjalani operasi kedua bulan lalu.
Operasi tersebut dilakukan untuk mengangkat sekrup yang terkadang menekan sarafnya dan mengganggu performanya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapinya, Marquez tetap bersikap realistis dan berusaha fokus pada pemulihan agar bisa kembali tampil optimal di lintasan.
Alasan Tak Incar Podium
Ketika ditanya mengenai kemungkinan untuk bersaing meraih podium pada akhir pekan ini, juara dunia sembilan kali, Marc Marquez, memberikan jawaban yang sangat jelas.
"Tidak, lupakan saja," ungkap Marquez.
"Jika saya bisa bertarung untuk kemenangan atau podium, itu berarti pembalap lain tidak tampil sebagaimana mestinya." Marquez juga mengingatkan bahwa prestasi luar biasa yang ia raih tahun lalu tidak dapat dijadikan patokan untuk musim ini.
"Kalau ingin memakai perbandingan itu, di Mugello tahun lalu saya meraih pole position dan memenangkan kedua balapan. Situasinya sama seperti di sini," imbuhnya.
Ia menegaskan mentalitasnya tetap sama, yaitu fokus pada perbaikan diri. "Sekarang, terutama Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan beberapa pembalap lain berada di level yang berbeda. Mereka sudah menunjukkan kepada saya di Mugello bahwa mereka jauh, jauh lebih cepat," tambahnya, menekankan tantangan yang dihadapinya saat ini.
Rider Aprilia Lebih Berpeluang
Pada hari Kamis, bintang Aprilia, Jorge Martin, mengungkapkan bahwa Marc Marquez tetap menjadi pembalap yang harus dihadapi di Balaton Park. Martin berpendapat bahwa karakter sirkuit yang berlawanan arah jarum jam sangat cocok dengan gaya balap Marquez.
Namun, Marquez tidak sependapat dengan pandangan tersebut. "Saya tahu tidak ada yang suka tekanan, tetapi pembalap yang harus dikalahkan saat ini adalah dua rider Aprilia," ujarnya.
Di awal musim ini, Marquez mengalami kesulitan dalam menemukan performa terbaiknya akibat masalah pada bahu kanan, yang selama ini menjadi titik lemah karena serangkaian cedera yang dialaminya.
Operasi yang dijadwalkan bulan lalu terpaksa dipercepat setelah insiden di Le Mans yang menyebabkan cedera pada kakinya. Beruntung, operasi tersebut berhasil mengatasi masalah saraf yang selama ini mengganggunya, sehingga ia berharap bisa kembali ke performa terbaiknya.
Ada Perkembangan Positif
Meskipun demikian, kondisi fisik Marquez belum sepenuhnya pulih. Ia mengungkapkan bahwa ada perkembangan positif, tetapi pemulihan pada bahu kanannya masih memerlukan waktu.
"Masalah pertama adalah memperbaiki saraf karena saraf berhubungan langsung dengan otot," jelasnya.
"Di Mugello saya sudah mulai merasakan beberapa otot yang sebelumnya tidak bekerja dengan benar," tambahnya.
Marquez merasakan nyeri dan sensasi yang berbeda, namun ia menyadari bahwa semua ini memerlukan waktu. Ia menyatakan bahwa bagian belakang bahunya sudah dalam kondisi baik, tetapi area depan bahu, tulang selangka, dan otot bisep masih memerlukan banyak perhatian dalam proses rehabilitasi.
"Tentu saja, itu adalah area yang saya cedera saat di Indonesia. Bagian itulah yang membutuhkan waktu lebih lama karena beberapa otot benar-benar kehilangan massa," ungkapnya.
"Jadi, kita lihat saja nanti perkembangannya, bukan hanya saat mengendarai motor, tetapi juga ketika berlatih di gym," kata Marquez.
Sumber: Motorsport