LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA
  2. BOLA DUNIA

Tim-Tim Ini Juara Liga Champions Setelah Ditinggal Pemain Bintangnya

Berikut adalah lima klub yang berhasil meraih gelar Liga Champions meskipun ditinggal oleh pemain bintang mereka.

Senin, 02 Jun 2025 19:48:00
liga champions
Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz) (Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz))
Advertisement

Paris Saint-Germain (PSG) menarik perhatian banyak kalangan setelah mereka berhasil meraih gelar Liga Champions. Keberhasilan ini terjadi setelah ditinggal oleh Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe. Pelatih Luis Enrique menunjukkan bahwa timnya lebih solid dengan kombinasi pemain bintang yang seimbang di seluruh skuad Paris Saint-Germain. PSG telah berhasil menepis semua keraguan yang muncul di awal musim ini. Meskipun kehilangan Kylian Mbappe, mereka justru berhasil mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya. Keberhasilan ini menjadi salah satu kisah menarik dalam dunia sepak bola Eropa.

Banyak orang berpendapat bahwa kepergian Mbappe akan melemahkan tim asal Paris tersebut. Namun, sejarah menunjukkan bahwa PSG bukan satu-satunya klub yang mampu meraih kesuksesan setelah kehilangan pemain bintangnya. Fenomena ini telah terjadi beberapa kali di ajang Liga Champions. Setidaknya ada lima klub lainnya yang berhasil meraih gelar juara Eropa meskipun harus berpisah dengan pemain andalan mereka. Perjalanan menuju puncak juara tersebut menjadi bukti kerja keras dan keajaiban dari tim yang dianggap tidak memiliki bintang utama.

Real Madrid

Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz) Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz)

Setelah kepergian Karim Benzema dari klub pada tahun 2023, Real Madrid memulai musim 2023/2024 dengan susunan penyerang yang baru. Tanpa striker utama mereka, tantangan untuk meraih gelar Liga Champions kembali menjadi lebih berat.

Namun, Jude Bellingham berhasil menunjukkan performa yang luar biasa di musim pertamanya bersama Madrid. Ia mencetak 23 gol dari posisi gelandang, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Benzema.

Advertisement

Di samping Bellingham, Joselu juga memberikan kontribusi signifikan dalam perjalanan Real Madrid di Liga Champions. Dengan bantuan kedua pemain ini, klub berhasil meraih gelar ke-15 setelah mengalahkan Borussia Dortmund di Wembley. Keberhasilan ini membuktikan bahwa meskipun kehilangan seorang bintang, Real Madrid tetap mampu bersaing di level tertinggi.

Chelsea

Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz) Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz)

Setelah kepergian Eden Hazard, banyak penggemar Chelsea merasa terkejut karena klub mereka mampu meraih gelar Liga Champions hanya dalam waktu dua tahun. Pada Januari 2021, setelah pemecatan Frank Lampard, Thomas Tuchel diangkat sebagai pelatih dan berhasil membawa Chelsea menciptakan sejarah yang mengesankan.

Advertisement

Di musim tersebut, Tammy Abraham dan Timo Werner menjadi bintang tim dengan masing-masing mencetak 12 gol di semua ajang. Meskipun skuad Chelsea saat itu terlihat kurang meyakinkan untuk menjadi juara Liga Champions, strategi permainan yang diterapkan oleh Tuchel serta pertahanan yang kokoh memungkinkan mereka mengatasi berbagai prediksi skeptis. Sementara itu, Eden Hazard baru meraih gelar Liga Champions setahun setelahnya bersama Real Madrid, meskipun kontribusinya di klub tersebut tidak terlalu besar.

Liverpool

Philippe Coutinho mengambil keputusan untuk meninggalkan Liverpool pada bulan Januari 2018. Sekitar satu setengah tahun setelah ia pergi, Liverpool berhasil mengangkat trofi Liga Champions. Uang yang diperoleh dari penjualan Coutinho digunakan Liverpool untuk memperkuat tim mereka. Dalam semifinal Liga Champions, Liverpool berhasil mengalahkan Barcelona, termasuk Coutinho, dengan skor 4-0 di Anfield. Meskipun Coutinho akhirnya meraih gelar Liga Champions bersama Bayern Munchen pada tahun 2020, pasti ada rasa yang berbeda jika ia bisa meraihnya bersama Liverpool.

Inter Milan

Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz) Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz)

Zlatan Ibrahimovic mengambil keputusan untuk meninggalkan Inter Milan di awal musim 2009/2010, setelah berhasil mencetak 66 gol dalam 117 penampilannya. Ia kemudian bergabung dengan Barcelona, sementara Samuel Eto'o bergabung dengan Inter Milan dan langsung memberikan kontribusi besar dengan membantu klub tersebut meraih treble di musim pertamanya.

Namun, di Barcelona, Ibrahimovic menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dan mengalami kekalahan dari Inter Milan di semifinal Liga Champions. Di bawah asuhan Jose Mourinho, Inter Milan berhasil meraih gelar juara Liga Champions pada tahun 2010. Meskipun telah berkarier cemerlang, Ibrahimovic tidak pernah merasakan manisnya trofi Liga Champions, dan kemenangan Inter pada tahun 2010 menjadi momen berharga yang selalu ia inginkan namun tidak pernah terwujud dalam kariernya.

Barcelona

Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz) Sebanyak 110 ribu orang memadati pawai Paris Saint-Germain (PSG) usai juara Liga Champions, Minggu (1/6) waktu setempat. (AFP/Thibaud Moritz)

Setelah Ronaldinho meninggalkan klub pada musim panas 2008, Barcelona memulai musim 2008/2009 dengan performa yang jauh lebih baik. Ini adalah musim pertama Pep Guardiola sebagai pelatih, dan dia segera membuat beberapa perubahan penting untuk menyeimbangkan tim.

Advertisement

Selain melepas Ronaldinho, klub juga menghilangkan pemain lain seperti Deco dan Gianluca Zambrotta pada tahun tersebut. Langkah-langkah tersebut memberikan kesempatan bagi Barcelona untuk mengembangkan gaya permainan tiki-taka yang sangat efektif. Hasil dari perubahan ini sangat mengesankan. Barcelona berhasil meraih treble juara, mendominasi setiap kompetisi dengan permainan yang tidak hanya menawan tetapi juga dipenuhi dengan strategi yang matang.

Berita Terbaru
  • Status Aktivis HAM Ditentukan Tim Asesor, DPR Ingatkan Potensi Konflik Kepentingan Pemerintah
  • Kapolres Jakbar Jawab Foto Viral Unit dan Jendela Apartemen Mediterania Hangus Terbakar
  • Detik-Detik Perempuan Lompat dari Jembatan di Bali hingga Tewas, Upaya Sang Adik Gagal Selamatkan Kakaknya
  • Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat Gelar Aksi May Day di DPR, Tegaskan Beda dengan Buruh Monas
  • TNI AU Gembleng Pilot Heli, Asah Kemampuan Latihan Misi Tempur dan OMSP
  • berita update
  • konten ai
  • liga champions
  • merdekabola
  • psg
Artikel ini ditulis oleh
Editor Eko Prasetya
N
Reporter Nurfahmi Budiarto
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.