Prediksi PSG vs Angers pada 5 April 2025.
Dengan kondisi yang ada, PSG hampir pasti akan meraih gelar juara Ligue 1 yang ke-13.
PSG dan Angers akan saling berhadapan di Parc des Princes pada pekan ke-28 Ligue 1 2024/2025. Pertandingan antara PSG dan Angers ini dijadwalkan akan dimulai pada hari Sabtu, 5 April 2025, pukul 22.00 WIB.
Dalam laga ini, PSG memiliki kesempatan untuk mengamankan gelar Ligue 1 jika mereka berhasil menghindari kekalahan saat melawan Angers. Tim yang dilatih oleh Luis Enrique saat ini unggul 21 poin di puncak klasemen dengan tujuh pertandingan tersisa dan belum pernah kalah sepanjang musim ini.
Dengan kondisi yang ada, PSG hampir pasti akan meraih gelar juara Ligue 1 yang ke-13. Hanya dengan tujuh kekalahan berturut-turut dari PSG dan tujuh kemenangan besar dari Monaco yang dapat menggagalkan peluang mereka. Dalam hal ini, bisa dikatakan bahwa perburuan gelar sudah hampir berakhir.
PSG seharusnya sudah merayakan gelar pekan lalu, namun kemenangan Monaco atas Nice membuat perayaan tersebut tertunda. Selisih 21 poin antara PSG dan Monaco merupakan yang terbesar kedua dalam sejarah Ligue 1 pada tahap ini. Sebelumnya, rekor selisih poin terbesar terjadi pada musim 2015/2016 ketika kedua tim terpaut 24 poin.
Dominasi PSG dan keinginan meraih quadruple
PSG semakin mendekati kemungkinan meraih quadruple setelah berhasil mencapai final Coupe de France. Meskipun sempat tertinggal 0-2 dari Dunkerque di semifinal, mereka berhasil bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 4-2. Kemenangan melawan Angers akan menjadi bekal penting sebelum mereka bertanding melawan Aston Villa di perempat final Liga Champions. Pada akhir pekan lalu, PSG meraih kemenangan besar dengan skor 6-1 atas Saint-Etienne, meskipun mereka menurunkan tim yang telah dirotasi.
Kemenangan tersebut menyamai rekor 27 pertandingan tanpa kekalahan di awal musim, dan kini mereka berpeluang untuk mencetak rekor baru. Angers menjadi lawan yang sangat menguntungkan bagi PSG, mengingat tim tersebut telah mengalami 15 kekalahan beruntun melawan Les Parisiens. Dengan performa yang semakin meningkat, PSG tampaknya siap untuk menghadapi tantangan berikutnya dan mempertahankan dominasi mereka di liga.
Catatan Buruk Angers di Parc des Princes dan Potensi Degradasi
Sejak tahun 2016, Angers telah melakukan sembilan kunjungan ke Parc des Princes dan selalu mengalami kekalahan. Dalam setiap pertandingan tersebut, mereka kebobolan total 31 gol. PSG juga menunjukkan performa yang sangat mengesankan melawan tim-tim promosi, dengan catatan tidak pernah kalah dalam 36 pertandingan terakhir sebelum era kepemilikan Qatar.
Kondisi Angers semakin memburuk karena mereka telah mengalami kekalahan dalam empat pertandingan liga berturut-turut tanpa mampu mencetak satu gol pun. Sejak tersingkir dari Coupe de France oleh Reims, penampilan mereka semakin menurun.
Jika mereka kembali kalah tanpa mencetak gol, Angers akan mencatatkan rekor buruk pertama kalinya sejak tahun 1980. Selain itu, hasil buruk ini dapat membuat mereka semakin terancam terdegradasi, terutama setelah Le Havre dan Reims berhasil meraih kemenangan pada pekan lalu.
Meskipun tim asuhan Alexandre Dujeux sempat menunjukkan performa yang cukup baik di pertengahan musim dan menjauh dari ancaman degradasi, penurunan performa yang terjadi sejak akhir Januari membuat mereka kembali terjebak dalam persaingan untuk menghindari degradasi.
Perubahan pemain PSG terjadi akibat ketidakhadiran beberapa pemain kunci Angers
Senny Mayulu akan segera kembali dari masa skorsing dan dapat menjadi pilihan bagi Luis Enrique untuk melakukan rotasi dalam tim. Mengingat pertandingan Liga Champions melawan Aston Villa akan segera berlangsung, Enrique mungkin akan memberikan waktu istirahat bagi beberapa pemain kunci. Pemain seperti Ousmane Dembele, Achraf Hakimi, Nuno Mendes, Vitinha, dan Bradley Barcola mungkin akan diistirahatkan. Di sisi lain, Khvicha Kvaratskhelia sudah pulih dari sakit dan berpotensi untuk tampil di lapangan.
Di pihak Angers, Himad Abdelli juga akan kembali setelah masa skorsing dan siap untuk memperkuat lini tengah tim. Namun, mereka masih menghadapi masalah karena kehilangan beberapa bek utama, seperti Halid Sabanovic, Cedric Hountondji, dan Emmanuel Biumla. Selain itu, Adrien Hunou tetap tidak dapat berpartisipasi karena cedera yang berkepanjangan. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi Angers dalam menghadapi pertandingan mendatang.
Perkiraan susunan pemain
Dalam pertandingan yang mempertemukan PSG dan Angers, susunan pemain dari kedua tim menunjukkan strategi yang berbeda. PSG (4-3-3): Safonov; Zaire-Emery, Lucas Beraldo, Pacho, Hernandez; Joao Neves, Fabian Ruiz, Doue; Mbaye, Goncalo Ramos, Kvaratskhelia. Pelatih tim ini adalah Luis Enrique. Sementara itu, Angers (4-5-1): Fofana; Arcus, Bamba, Lefort, Hanin; Allevinah, Aholou, Belkebla, Abdelli, El Melali; Lepaul. Tim Angers dilatih oleh Alexandre Dujeux.
Kedua tim ini memiliki pendekatan yang berbeda dalam permainan mereka. PSG yang mengusung formasi 4-3-3 berusaha menguasai lini tengah dengan pemain-pemain kreatif seperti Joao Neves dan Fabian Ruiz. Di sisi lain, Angers yang menerapkan formasi 4-5-1 lebih fokus pada pertahanan dan penguasaan bola di tengah lapangan. Meskipun berbeda dalam strategi, kedua tim tetap berambisi untuk meraih kemenangan dalam pertandingan ini.
Perkiraan hasil pertandingan antara PSG dan Angers
PSG diperkirakan akan meraih kemenangan yang cukup mudah dan mengamankan gelar Ligue 1 pada akhir pekan ini. Meskipun adanya kemungkinan rotasi dalam skuad, kekuatan tim tetap cukup untuk meraih kemenangan besar.
Dalam 24 pertandingan kandang terakhir, PSG hanya berhasil mencatatkan tiga clean sheet. Sementara itu, Angers mengalami masalah serius di lini serang mereka, dengan hanya mencetak 26 gol sepanjang musim ini, yang merupakan angka terendah kedua setelah Montpellier di posisi terbawah klasemen. Dengan catatan empat kekalahan berturut-turut tanpa berhasil mencetak gol, Angers diprediksi akan kembali kesulitan untuk mencetak angka dalam pertandingan ini.
Prediksi skor akhir: PSG 3-0 Angers. Sumber: SportsMole