Pegadaian Liga 2: PSIM dan Bhayangkara FC Bakal Mulus Promosi ke Liga 1?
Sampai dengan paruh babak perempat final Championship Series Pegadaian Liga 2 2024/2025, baik PSIM maupun Bhayangkara FC menunjukkan dominasi yang kuat.
Hingga pertengahan babak 8 Besar Championship Series Pegadaian Liga 2 2024/2025, baik PSIM maupun Bhayangkara FC menunjukkan performa yang sangat mengesankan di grup masing-masing. Dalam tiga pertandingan yang telah mereka jalani di Grup X, PSIM berhasil mengumpulkan sembilan poin dengan catatan sempurna, baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Mereka berhasil mengalahkan Deltras dan PSPS dengan skor identik 1-0, serta menundukkan Persiraja yang sebelumnya tampil dominan di babak Regular Series dengan skor 2-0.
Di sisi lain, Bhayangkara FC juga tampil gemilang dengan mengoleksi tujuh poin setelah mencatatkan kemenangan atas Persijap dengan skor 3-0 dan PSKC 1-0. Satu-satunya tim yang mampu menahan laju mereka adalah Persela, yang berhasil meraih hasil imbang 1-1.
Melihat performa kedua tim ini, tampaknya langkah Laskar Mataram dan The Guardians akan semakin mulus dalam tiga pertandingan tersisa. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika mereka dianggap sebagai kandidat kuat untuk meraih dua tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Hati-hati terhadap anomali
Namun, pertempuran masih berlangsung. Di paruh kedua kompetisi, kemungkinan besar akan muncul anomali yang ekstrem. Dalam Grup X, tim-tim seperti Deltras, PSPS, dan Persiraja, yang sama-sama mengumpulkan tiga poin, tentu akan berusaha keras untuk bangkit.
The Lobsters, sebutan untuk Deltras, harus bekerja ekstra keras. Mereka harus menjalani dua laga tandang dan satu laga kandang. Di sisi lain, PSPS dan Persiraja masih memiliki dua pertandingan kandang yang tersisa. Dari grup ini, sulit untuk memprediksi siapa yang akan mendampingi PSIM ke fase selanjutnya.
Kondisi pendamping Bhayangkara FC masih belum jelas
Persaingan untuk mendapatkan posisi pendamping Bhayangkara FC di Grup Y masih terlihat samar. Tim-tim seperti Persela, PSKC, dan Persijap memiliki selisih poin yang cukup tipis, sehingga situasinya menjadi semakin menarik. Laskar Jaka Tingkir, julukan untuk Persela, serta PSKC menghadapi tantangan berat karena mereka harus menjalani dua pertandingan tandang.
Sementara itu, Persijap masih memiliki peluang untuk mengejar dan menyalip posisi Persela dan PSKC. Semua itu bergantung pada bagaimana pelatih Widodo C. Putro mempersiapkan timnya agar bisa tampil maksimal dalam dua laga kandang yang tersisa.