Media Vietnam Soroti Banyak Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kini Tidak Memiliki Klub
Timnas Indonesia saat ini merasakan kebahagiaan yang luar biasa setelah berhasil mencapai babak keempat dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia saat ini sedang merasakan euforia setelah berhasil mencapai babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Harapan untuk tampil di pentas tertinggi sepak bola dunia kini semakin terbuka lebar. Namun, di balik kabar baik ini, terdapat berita kurang menggembirakan yang dapat mengganggu persiapan tim.
Beberapa pemain andalan yang merupakan hasil naturalisasi Skuad Garuda saat ini justru tidak memiliki klub. Situasi yang rumit ini ternyata menarik perhatian media dari negara tetangga.
Media asal Vietnam, Soha, bahkan menilai kondisi ini sebagai "berita sedih" dan "sinyal bahaya" bagi Timnas Indonesia. Pertanyaannya, siapa saja pemain kunci yang saat ini sedang menganggur? Mengapa kondisi ini dianggap dapat menjadi ancaman serius bagi tim asuhan Patrick Kluivert?
Enam pilar timnas
Tercatat, enam pemain naturalisasi yang menjadi tulang punggung Timnas Indonesia saat ini berstatus sebagai pemain tanpa klub. Mereka terpaksa meninggalkan tim masing-masing pada musim panas 2025 ini. Keenam pemain tersebut terdiri dari Jordi Amat, Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Rafael Struick.
Selain itu, terdapat juga Justin Hubner dan yang terbaru Nathan Tjoe-A-On. Semua pemain ini mengalami situasi yang serupa, yaitu dilepas oleh klub yang sebelumnya mereka bela. Sebagai contoh, Jordi Amat harus berpisah dengan Johor Darul Ta'zim, sementara Nathan Tjoe-A-On harus menghadapi kenyataan bahwa kontraknya dengan Swansea City telah berakhir.
Media Vietnam menyoroti perasaan 'prihatin'
Situasi yang dihadapi oleh para pemain Timnas Indonesia telah menarik perhatian khusus dari media asal Vietnam, Soha VN. Mereka melihat kondisi ini sebagai suatu berita yang menyedihkan bagi perkembangan sepak bola di Indonesia.
Dalam salah satu artikelnya, Soha VN menyampaikan keprihatinan mereka mengenai masa depan para pemain tersebut. Menurut mereka, hal ini merupakan kemunduran bagi kekuatan Skuad Garuda. "Indonesia menghadapi serangkaian berita sedih karena banyak pemain naturalisasi harus meninggalkan klub mereka," tulis Soha VN seperti yang dikutip dari situs resminya, Minggu (22/6/2025).
Peringatan Bahaya bagi Patrick Kluivert
Lebih lanjut, Soha VN menganggap bahwa keadaan ini merupakan pertanda buruk bagi pelatih Patrick Kluivert. Saat ini, pelatih tersebut menghadapi tantangan yang rumit menjelang pertandingan-pertandingan penting yang akan datang. Para pemain bintangnya perlu segera menemukan klub baru agar dapat memperoleh waktu bermain yang memadai.
Memiliki jam terbang yang cukup sangat krusial untuk mempertahankan kebugaran serta keterampilan bermain mereka. Situasi ini menjadi semakin mendesak mengingat Timnas Indonesia akan segera bertanding di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan penting ini dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi dan Qatar pada tanggal 8 hingga 14 Oktober 2025 mendatang.