Keputusan Mengejutkan! Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama Resmi Putus Kontrak dengan Klub Belgia
Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, telah mengakhiri kontraknya dengan KAS Eupen, klub yang berkompetisi di liga kedua Belgia.
Shayne Pattynama, yang merupakan anggota Timnas Indonesia, telah menyelesaikan kontraknya dengan KAS Eupen, klub yang berlaga di divisi kedua Liga Belgia, meskipun kontraknya seharusnya masih berlaku hingga akhir musim depan. Pada Kamis, 8 Mei 2025, melalui akun Instagram resmi mereka, @kaseupenofficial, KAS Eupen mengumumkan bahwa mereka telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Pattynama.
KAS Eupen menyatakan, "Shayne Pattynama meninggalkan KAS Eupen. KAS Eupen dan Shayne Pattynama telah sepakat secara bersama untuk mengakhiri kontrak mereka." Dalam penjelasan lebih lanjut, mereka menambahkan, "Pemain internasional asal Indonesia tersebut akan meninggalkan klub setelah musim 2024/2025."
Perjalanan Shayne Pattynama
Pattynama resmi bergabung dengan KAS Eupen setelah pindah dari klub Norwegia, Viking FK, pada bulan Februari 2024. Selama berseragam Viking FK, ia mencatatkan 89 penampilan dan berhasil mencetak tiga gol, memberikan 12 assist, serta menerima 12 kartu kuning dan satu kartu merah.
Namun, pada musim ini, posisi Pattynama di KAS Eupen tidak selalu sebagai pilihan utama. Pemain berusia 26 tahun ini hanya tampil dalam 17 pertandingan. Bahkan, dalam lima laga terakhir KAS Eupen di Liga Belgia, ia tidak bermain sama sekali, dengan tiga di antaranya tidak terdaftar dalam skuad.
KAS Eupen Mengucapkan Salam Perpisahan
KAS Eupen menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh pemainnya. "KAS Eupen mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas komitmen yang telah ia tunjukkan," ungkap KAS Eupen.
Selain itu, mereka juga berharap yang terbaik untuknya, baik dalam karier di dunia olahraga maupun kehidupan pribadinya, terutama saat bersama tim nasional Indonesia. "Kami mendoakan yang terbaik untuknya, baik dalam karier olahraga maupun kehidupan pribadinya, khususnya bersama tim nasional Indonesia," tuturnya KAS Eupen.
Di sisi lain, Pattynama telah bermain sebanyak sepuluh kali bersama Timnas Indonesia sejak proses naturalisasinya pada tahun 2023. Namun, belakangan ini, ia kehilangan posisi sebagai pemain utama karena harus bersaing dengan Calvin Verdonk yang tampil lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di dalam tim sangat ketat, dan setiap pemain harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat di skuat utama.