LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA

Ini 4 Nama Pelatih yang Muncul sebagai Kandidat Pengganti Thiago Motta di Juventus

Thiago Motta berada dalam situasi yang sulit di Juventus. Walaupun Direktur Olahraga Cristiano Giuntoli menepis isu pemecatan, posisi Motta tetap rentan.

Sabtu, 01 Mar 2025 15:05:00
thiago motta
Rapor Thiago Motta di Juventus: Sudah 39 Laga, Terlalu Banyak Imbang! (© 2025 Bola.net)
Advertisement

Thiago Motta kini berada dalam situasi yang penuh tekanan di Juventus. Meskipun Cristiano Giuntoli, Direktur Olahraga klub, telah membantah isu mengenai pemecatannya, posisi Motta tetap dalam ketidakpastian. Kekalahan memalukan dari Empoli di Coppa Italia semakin memperburuk keadaan, membuat Juventus tersingkir lebih awal dari turnamen yang seharusnya bisa mereka menangkan. Media di Italia melaporkan bahwa Motta perlu memperbaiki hubungan dengan para pemain serta meninjau kembali gaya permainannya.

Jika hal ini tidak dilakukan, finis di empat besar mungkin tidak akan cukup untuk mempertahankan posisinya. Beberapa nama calon pengganti sudah mulai dibicarakan. Juventus berencana untuk mengambil keputusan sebelum dimulainya Piala Dunia Antarklub pada 14 Juni 2025.

Calon Teratas untuk Menggantikan Motta

Media asal Italia, seperti Tuttosport dan La Gazzetta dello Sport, mengungkapkan beberapa nama yang berpotensi menjadi pengganti. Di antara nama-nama tersebut, Gian Piero Gasperini dan Antonio Conte muncul sebagai favorit utama. Conte dianggap sebagai sosok yang sangat diidamkan oleh Juventus. Dengan pengalaman yang dimilikinya serta kedekatannya dengan klub, ia menjadi kandidat yang sangat kuat. Selain itu, Igor Tudor juga dipertimbangkan sebagai calon. Mantan pemain Juventus ini memiliki rekam jejak yang baik dalam melatih di berbagai klub Eropa.

Juventus Punya Beberapa Pilihan Alternatif

Selain tiga nama yang telah disebutkan, Tuttosport juga mencantumkan Roberto Mancini sebagai salah satu kandidat. Mantan pelatih tim nasional Italia ini sedang mencari peluang baru dalam kariernya. Diketahui bahwa Mancini telah melakukan komunikasi dengan beberapa klub di Serie A.

Advertisement

Pengalamannya dalam menangani klub-klub besar dapat menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Juventus. Namun, Juventus perlu bertindak cepat. Hal ini disebabkan oleh regulasi Serie A yang melarang klub untuk merekrut pelatih dari tim lain sebelum musim resmi berakhir pada 30 Juni 2025. Berikut adalah profil singkat dari empat calon pengganti Thiago Motta di Juventus.

Gian Piero Gasperini

Gian Piero Gasperini memulai perjalanan kariernya sebagai pelatih di tim muda Juventus sebelum kemudian menangani beberapa klub yang lebih kecil. Namanya mulai dikenal luas ketika ia berhasil membawa Genoa tampil kompetitif di Serie A. Gasperini dikenal dengan pendekatan permainan menyerang yang menarik serta penggunaan formasi 3-4-3 yang sangat dinamis.

Advertisement

Puncak kariernya terjadi di Atalanta, di mana ia berhasil mengubah tim tersebut menjadi salah satu kekuatan baru di Italia dan Eropa. Selain berhasil meraih gelar Liga Europa, Gasperini juga mendapatkan banyak pujian karena kemampuannya dalam mengembangkan talenta pemain muda. Konsistensi Atalanta dalam bersaing di papan atas Serie A menjadi bukti nyata dari kehebatan taktik yang diterapkannya.

Antonio Conte

Antonio Conte memulai perjalanan kariernya sebagai pelatih di Serie B sebelum akhirnya mencapai kesuksesan bersama Juventus. Ia berhasil mengembalikan klub tersebut ke jalur dominasi di Italia dengan meraih tiga gelar Serie A secara berturut-turut. "Conte dikenal dengan taktik 3-5-2 yang disiplin dan agresif, yang membuat timnya sulit dikalahkan."

Selain meraih prestasi di Italia, ia juga sukses di Inggris dengan mengantarkan Chelsea menjadi juara Premier League. Meskipun selalu memberikan hasil yang mengesankan, Conte sering kali tidak bertahan lama di satu klub. Hubungan yang tidak harmonis dengan manajemen sering kali menjadi faktor penyebab kepergiannya dari klub-klub yang ia latih.

Igor Tudor

Igor Tudor memulai perjalanan kariernya sebagai pelatih dengan mengelola Hajduk Split. Selanjutnya, ia menjelajahi berbagai klub di Eropa, termasuk di Italia dan Turki. Tudor dikenal karena pendekatan taktisnya yang adaptif, sering kali menerapkan formasi tiga bek dalam strategi permainan.

Sebelum mencapai kesuksesan bersama Marseille, ia juga pernah menjabat sebagai asisten pelatih di Juventus. Pada 18 Maret 2024, Tudor resmi diangkat menjadi pelatih Lazio setelah Maurizio Sarri memutuskan untuk mengundurkan diri. Namun, setelah menyelesaikan musim 2023/2024, ia memilih untuk mengundurkan diri dari posisinya pada 5 Juni 2024.

Roberto Mancini

Roberto Mancini memulai perjalanan kariernya sebagai pelatih di Fiorentina, di mana ia langsung berhasil meraih gelar Coppa Italia. Kesuksesannya tidak berhenti di situ, karena ia juga melanjutkan prestasinya di Lazio dengan meraih trofi yang sama. Mancini dikenal sebagai pelatih yang memiliki fleksibilitas dalam taktik, serta menerapkan strategi menyerang yang terorganisir dengan baik. Puncak dari kariernya terjadi ketika ia berhasil membawa Inter Milan mendominasi kompetisi Serie A, serta mengakhiri masa penantian gelar Manchester City di Premier League.

Pada tahun 2021, Mancini mencatatkan sejarah dengan membawa Italia menjuarai Euro setelah menunggu selama 53 tahun. Namun, pada tahun 2023, ia memutuskan untuk meninggalkan tim nasional Italia dan menerima tawaran untuk melatih timnas Arab Saudi. Meskipun demikian, ia akhirnya mundur dari posisinya pada bulan Oktober 2024. Seperti yang dikatakan dalam sumber, "Mancini meninggalkan timnas Italia pada 2023 dan menerima tawaran melatih timnas Arab Saudi sebelum akhirnya mundur pada Oktober 2024."

Advertisement

Sumber: Football Italia.

Berita Terbaru
  • Pertemuan Delegasi Hizbullah dengan Menlu Iran Perkuat Solidaritas Regional
  • Gubernur Sulsel Ajak Warga Kawal Pembangunan Irigasi Luwu untuk Ketahanan Pangan
  • Medan Pecahkan Rekor MURI Dunia: Penampilan Kulcapi Terbanyak, Wujud Pelestarian Budaya Nusantara
  • Kampung Nelayan Merah Putih Natuna: Membangun Ekonomi Pesisir dan Kedaulatan Batas Negara
  • Pemkab Cianjur Bongkar 23 Bangunan Liar di Jalan Bandung-Cianjur, Tegaskan Penertiban Berlanjut
  • berita analisis
  • juventus
  • konten ai
  • merdekabola
  • thiago motta
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dian Rosadi
A
Reporter Aga Deta
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.