Gara-Gara Cubit Hidung Pelatih Lawan, Mourinho Kena Sanksi Tegas
Jose Mourinho kembali menarik perhatian dalam dunia sepak bola. Pelatih Fenerbahce tersebut dijatuhi sanksi larangan mendampingi timnya selama tiga laga.
Jose Mourinho kembali menarik perhatian dalam dunia sepak bola. Pelatih Fenerbahce tersebut dijatuhi larangan untuk mendampingi timnya dalam tiga pertandingan ke depan. Larangan ini muncul setelah insiden yang terjadi usai pertandingan Turkish Cup melawan Galatasaray, di mana Galatasaray berhasil menang dengan skor 2-1.
Setelah peluit akhir berbunyi, Mourinho menghampiri pelatih Galatasaray, Okan Buruk, dari arah belakang. Dalam momen tersebut, Mourinho terlihat mencubit hidung Buruk, yang membuatnya terjatuh sambil menutupi wajahnya. Tindakan ini memicu ketegangan antara kedua tim yang terlibat. Meskipun mendapatkan sanksi, hukuman yang dijatuhkan kepada Mourinho dikurangi karena dianggap sebagai tindakan yang dipicu oleh provokasi.
Pemicu ketegangan pada akhir pertandingan
Pertandingan antara Fenerbahce dan Galatasaray berlangsung dengan sangat intens. Kemenangan yang diraih oleh Galatasaray memicu reaksi emosional dari para pendukung tuan rumah.
Usai laga, kedua pelatih terlihat terlibat diskusi dengan ofisial pertandingan. Di momen tersebut, Mourinho tampak mencubit hidung Buruk dari belakang. Buruk pun langsung terjatuh sambil menutupi wajahnya. Tindakan tersebut dianggap oleh pihak Galatasaray sebagai bentuk serangan fisik yang dilakukan oleh Mourinho.
Mourinho dikenakan sanksi dan denda
Komisi Disiplin Sepak Bola Profesional (PFDK) telah memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Mourinho. Ia tidak diperbolehkan untuk mendampingi timnya dalam tiga pertandingan ke depan. Selain itu, Mourinho juga dikenakan denda sebesar 292.500 Lira Turki, yang setara dengan sekitar Rp151 juta, terkait insiden yang terjadi.
Meskipun demikian, PFDK mengakui bahwa ada unsur provokasi yang dilakukan oleh Buruk. Oleh karena itu, hukuman yang dijatuhkan kepada Mourinho pun mengalami pengurangan. Fenerbahce, klub yang dilatih oleh Mourinho, membela sang pelatih dengan menyatakan bahwa Buruk berperilaku seperti orang yang terkena tembakan.
Kekacauan yang melibatkan banyak orang
Keributan yang terjadi tidak hanya melibatkan kedua pelatih, tetapi juga melibatkan beberapa pemain dari masing-masing tim yang terlibat dalam kekacauan di bangku cadangan. Pemain pengganti Fenerbahce, Mert Yandas, serta Kerem Demirbay dan Baris Yilmaz dari Galatasaray turut menerima kartu merah akibat insiden tersebut. Yandas kemudian dijatuhi hukuman larangan bermain selama satu pertandingan. Sementara itu, asisten pelatih Mourinho, Salvatore Foti, dikenakan sanksi tidak boleh mendampingi tim selama empat laga. Ia terbukti menghina pemain lawan saat peristiwa itu berlangsung.
Denda
Setelah terjadinya insiden antara Fenerbahce dan Galatasaray, beberapa sanksi telah dijatuhkan kepada pihak-pihak yang terlibat. Berikut adalah rincian sanksi yang dikenakan:
- Jose Mourinho dijatuhi larangan bertanding selama 3 pertandingan dan denda sebesar Rp151 juta.
- Salvatore Foti mendapatkan larangan bermain selama 4 pertandingan.
- Mert Yandas dikenakan larangan 1 pertandingan.
- Kerem Demirbay dan Baris Yilmaz menerima kartu merah, namun hukuman mereka masih menunggu keputusan lebih lanjut.
Informasi ini bersumber dari BBC.