Final Liga Champions: PSG Punya Kvaratskhelia, tapi Bisakah Lawan Pertahanan Kokoh Inter Milan?
PSG memiliki kesempatan untuk mendapatkan trofi kedua mereka musim ini jika mampu mengalahkan Inter Milan.
Bintang Paris Saint-Germain (PSG) yang berasal dari Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, bertekad untuk meraih sukses ganda pada musim ini dengan membantu tim dari ibu kota Prancis itu mengalahkan Inter Milan di final Liga Champions yang akan berlangsung di Munchen, pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB. Sebelumnya, Kvaratskhelia telah berkontribusi dalam menggagalkan Inter Milan untuk meraih gelar Serie A saat masih membela Napoli.
Kvaratskhelia, yang sering disebut "Kvaradona" berkat perannya yang krusial dalam membawa Napoli menjadi juara Serie A 2022/2023, bergabung dengan PSG pada Januari 2025 dengan biaya transfer sekitar 70 juta euro, termasuk bonus. Meskipun baru setengah musim membela Les Parisiens, dampaknya sudah sangat terasa, terutama di pentas Liga Champions. Dalam 24 pertandingan bersama PSG, Kvaratskhelia berhasil mencetak enam gol dan memberikan enam assist, termasuk satu gol yang luar biasa ke gawang Aston Villa di perempat final serta assist penting untuk gol kemenangan Ousmane Dembele saat melawan Arsenal di semifinal.
Kunci dalam Skema Luis Enrique
Pelatih PSG, Luis Enrique, menganggap Kvaratskhelia sebagai pemain yang ideal untuk diterapkan dalam strategi permainan timnya, yang mengharuskan seluruh anggota tim untuk berkontribusi dalam aspek pertahanan dan serangan.
"Dia sangat cocok dengan cara kami bermain. Ia bisa melewati lawan dan bertahan dengan baik, yang sangat penting karena kami harus menyerang dan bertahan sebagai satu tim," ungkap Enrique pada bulan Januari lalu.
Kehadiran Kvaratskhelia tidak hanya meningkatkan kualitas permainan, tetapi juga menciptakan persaingan yang sehat di lini serang PSG, sehingga pemain lain seperti Bradley Barcola, Desire Doue, dan Dembl pun tampil lebih optimal.
Inter Milan Lawan Familiar
Walaupun Kvaratskhelia belum pernah berhasil mencetak gol melawan Inter Milan dan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertemuan dengan Napoli, pengalamannya melawan tim yang dilatih oleh Simone Inzaghi bisa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi PSG. Keberangkatannya dari Napoli tidak menghalangi klub tersebut untuk merebut Scudetto musim ini, bahkan berhasil menyalip Inter Milan di pertandingan terakhir.
Kini, ia memiliki peluang untuk kembali memberikan dampak negatif bagi Inter Milan, kali ini di arena Eropa yang lebih besar. Meskipun tidak berpartisipasi dalam final Piala Prancis pada akhir pekan lalu karena masalah kebugaran, Kvaratskhelia dipastikan dalam kondisi fit untuk pertandingan puncak di Munchen.
Dilema Memilih Starter
Luis Enrique masih perlu menentukan siapa saja tiga penyerang utama yang akan diturunkan dalam pertandingan mendatang. Dembele, yang telah berhasil mencetak 33 gol musim ini, hampir dipastikan akan menjadi pilihan utama. Hal ini berarti salah satu dari Doue, Barcola, atau Kvaratskhelia harus rela duduk di bangku cadangan.
Namun, dengan pengalaman dan kemampuan teknis yang dimiliki, Kvaratskhelia memiliki peluang yang cukup besar untuk menjadi starter. "Secara teknis dia pemain spesial, jadi ini tidak akan mudah," ungkap Denzel Dumfries, bek kanan Inter, yang kemungkinan besar akan menjadi lawan Kvaratskhelia di lapangan.
Gelar Ganda
Jika Kvaratskhelia berhasil mengalahkan Inter Milan, ia akan menyelesaikan musim ini dengan meraih dua gelar liga utama, yaitu Serie A bersama Napoli dan Ligue 1 bersama PSG, serta menambahkan trofi Liga Champions ke dalam koleksinya. Ini merupakan prestasi yang sangat mengesankan bagi seorang pemain yang baru setengah musim bermain di klub barunya.
Sekarang, pertanyaan yang muncul adalah: Akankah Inter Milan mampu menghentikan langkah Kvaratskhelia, atau justru pemain asal Georgia ini akan kembali menghancurkan harapan Nerazzurri?
Sumber: France 24