LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA
  2. INDONESIA

Enak Saja Bahrain Enggak Mau Main Away di Indonesia, Takut Kalah Ya?

Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengeluarkan pernyataan yang menegaskan keinginan meminta pemindahan lokasi.

Kamis, 17 Okt 2024 14:48:00
timnas indonesia
Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 kontra Bahrain pada laga ketiga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024) (© 2024 Bola.com)
Advertisement

Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengeluarkan pernyataan yang menegaskan keinginan untuk memindahkan lokasi pertandingan tandang melawan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

Pertandingan antara kedua tim direncanakan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada tanggal 25 Maret 2025. Namun, BFA merasa bahwa tim nasional mereka berada dalam bahaya jika pertandingan tetap dilaksanakan di Jakarta.

Mereka mengklaim telah menerima banyak ancaman pembunuhan melalui akun media sosial para pemain. Karena itu, BFA tidak ingin membiarkan situasi ini terus berlanjut dan mengajukan permohonan untuk memindahkan venue pertandingan demi keamanan.

Selain itu, BFA juga menyampaikan keluhan mengenai perilaku suporter Timnas Indonesia di media sosial yang mengincar para pemain serta pejabat Federasi Sepak Bola Bahrain.

Advertisement

Bikin Kesal Supoter Indonesia

Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 kontra Bahrain pada laga ketiga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024) © 2024 Bola.com

Berita ini membuat banyak masyarakat Indonesia merasa kesal dengan sikap federasi sepak bola Bahrain. Salah satu yang menyampaikan pendapatnya adalah mantan kapten Timnas Indonesia, Agung Setyabudi.

Ia menilai bahwa permintaan Bahrain untuk memindahkan laga tandang melawan Timnas Indonesia tidak memiliki dasar yang kuat. Menurut Agung, sejak awal FIFA atau AFC telah menetapkan aturan bahwa pertandingan harus menggunakan format home and away, yang berarti semua tim peserta harus mematuhi aturan tersebut.

Advertisement

Mantan pemain PSIS dan Persebaya ini bahkan menggunakan ungkapan dalam bahasa Jawa, "Lha kok penakmen," yang berarti "kok enak saja," untuk menggambarkan sikap federasi sepak bola Bahrain.

"Bahrain sepertinya merasa takut dan tidak berani bermain di Indonesia karena khawatir kalah. Dalam format home and away, harus ada pertukaran antara kandang dan tandang. Lha kok penakmen, harus fair dan gantian," kata Agung Setyabudi kepada Bola.com, Kamis (17/10/2024).

Tidak perlu merasa takut

Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 kontra Bahrain pada laga ketiga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024) © 2024 Bola.com

Pemain yang pernah mengenakan seragam tim Merah-Putih antara tahun 1993 hingga 2004 ini mempertanyakan ketakutan Bahrain terhadap suporter Timnas Indonesia. Ia menilai bahwa para suporter Indonesia umumnya sudah dewasa dan tertib.

"AFC dan FIFA seharusnya tetap menjalankan aturan yang ada. Kenapa harus takut? Suporter Indonesia tidak menakutkan. Apakah mereka akan melempar-lempar? Justru Indonesia yang bisa terkena sanksi jika itu terjadi," ujarnya.

"Sesuai dengan aturan, pertandingan harus dilaksanakan di Jakarta, jadi tidak perlu khawatir dengan suporter Indonesia. Serangan siber atau di dunia maya itu hal yang biasa dan tidak perlu direspon secara berlebihan," tutupnya.

PSSI Tegas Pertandingan Digelar di Jakarta

Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 kontra Bahrain pada laga ketiga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024) © 2024 Bola.com

PSSI tetap berkomitmen untuk mengadakan pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bahrain di Jakarta pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, meskipun tim lawan menolak bermain di Indonesia.

"Kami akan mengirimkan surat kepada AFC untuk memastikan bahwa pertandingan tetap berlangsung di Jakarta agar lebih adil, mengingat sebelumnya pertandingan diadakan di Bahrain," kata Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI, pada Rabu (16/10/2024).

"Selain itu, kami juga akan memberi tahu bahwa kami akan menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tamu, termasuk tim Bahrain, karena bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang ramah terhadap pengunjung."

Advertisement

"Kami akan berusaha memberikan kenyamanan bagi mereka. Mengenai media sosial, meskipun terkadang komentar netizen Indonesia ramai, sebenarnya mereka adalah orang-orang yang ramah dan baik," tambahnya.

Berita Terbaru
  • Nelayan Pengedar Ganja Aceh Barat Ditangkap, Polisi Sita 751 Gram Narkotika
  • DKP Tangerang Latih KWT Penyiraman Otomatis IoT, Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan
  • Hawana Malaysia 2026 Perkukuh Kolaborasi Jurnalis ASEAN Tangkal Berita Palsu
  • Pemkab Aceh Barat Tegas Larang Sistem 'Ring 1' dalam Rekrutmen Tenaga Kerja Pertambangan
  • Bupati Aep Syaepuloh Tegaskan Pengisian Jabatan Karawang Berbasis Kinerja Objektif
  • bahrain
  • konten ai
  • kualifikasi piala dunia 2026
  • merdekabola
  • timnas indonesia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Eko Prasetya
V
Reporter Vincentius Atmaja, Benediktus Gerendo Pradigdo
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.