Tembus 2,5 Juta Penonton, Avatar: Fire and Ash Panaskan Persaingan Film Lokal
Salah satu film besar dari Hollywood, Avatar: Fire and Ash atau Avatar 3, berhasil menarik 2,5 juta penonton di Indonesia.
Salah satu raksasa perfilman Hollywood, Avatar: Fire and Ash atau Avatar 3, kini telah mencapai 2,5 juta penonton di Indonesia. Pada Selasa, 23 Desember 2025, film yang dibintangi oleh Sam Worthington dan Zoe Saldana ini berhasil menarik 300 ribuan penonton, sehingga total jumlah penontonnya mencapai 2,6 juta. Avatar: Fire and Ash memiliki durasi 3 jam 17 menit, dan satu layar hanya bisa memutar film ini sebanyak tiga kali dalam sehari.
Di posisi kedua, film dengan jumlah penonton terbanyak pekan ini adalah Agak Laen: Menyala Pantiku! atau Agak Laen 2 yang disutradarai oleh Muhadkly Acho.
Pada hari yang sama, Agak Laen 2 berhasil meraih 150 ribu penonton, sehingga total penontonnya mencapai 8,94 juta. Dengan demikian, pada Rabu, 24 Desember 2025, Agak Laen 2 diperkirakan akan menembus angka 9 juta penonton, dan peluang untuk mencapai 10 juta penonton semakin terbuka lebar. Mengacu pada data dari akun Twitter atau X yang mengamati perkembangan film, @cinepoint, berikut adalah empat film lokal dan impor dengan jumlah penonton terbanyak di bioskop Indonesia pada hari tersebut:
- Avatar Fire and Ash: +317.813 penonton, total menjadi 2.645.432
- Agak Laen: Menyala Pantiku!: +150.521 penonton, total menjadi 8.953.603
- Timur: +44.653 penonton, total menjadi 314.720
- Zootopia 2: +32.610 penonton, total menjadi 1.449.144
Persaingan untuk menarik penonton semakin ketat mulai hari ini, Rabu, 24 Desember 2025, karena ada tiga film Indonesia baru yang akan tayang, yaitu Janur Ireng, Patah Hati Yang Kupilih, dan Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t. Berikut adalah sinopsis dari ketiga film tersebut.
Janur Ireng
Janur Ireng menceritakan kisah tentang Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa) yang merupakan anak yatim piatu. Kedua orang tua mereka, yaitu Kondoto dan ibunya, telah meninggal dunia.
Suatu ketika, rumah mereka mengalami kebakaran. Setelah insiden tersebut, paman mereka, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro), yang merupakan seorang pengusaha kaya, tiba-tiba muncul dan menawarkan bantuan. Dia mengajak Sabdo dan Intan untuk tinggal di rumah mewahnya. Sejak saat itu, berbagai peristiwa aneh mulai terjadi di sekitar mereka.
Salah satu kejadian yang mencolok adalah ketika Arjo mengajak Sabdo untuk mengunjungi kediaman Karsa (Karina Suwandi), di mana anggota Trah Pitu berkumpul. Situasi ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik tawaran kebaikan Arjo. Tindakan-tindakannya yang mencurigakan menambah ketegangan dalam cerita, membuat penonton semakin penasaran dengan misteri yang menyelimuti keluarga ini.
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t.
Dalam film Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t, diceritakan tentang Ni Gendis (Hesti Purwadinata) dan Ki Bagus (Andre Taulany) yang merasa kecewa kepada pemerintah. Mereka merasa jasa-jasa yang telah mereka berikan kepada negara selama ini tidak dihargai.
Akibatnya, Ni Gendis dan Ki Bagus merencanakan untuk menyantet para petinggi negara. Dalam prosesnya, mereka mendapatkan perintah dari Paduka, makhluk halus yang mereka sembah, untuk membawa tengkorak bertuah dan menyiapkan tumbal sebanyak delapan manusia. Tumbal tersebut diperlukan untuk meningkatkan kekuatan santet mereka, terutama karena target mereka adalah para menteri dan pejabat tinggi.
Aku Memilih Untuk Merasakan Patah hati
Patah Hati Yang Kupilih menceritakan kisah Alya (Prilly Latuconsina) dan Ben (Bryan Domani) yang berjuang menghadapi tantangan dalam hubungan mereka yang berbeda agama.
Menurut laporan dari Kapanlagi.com pada 21 Oktober 2025, trailer film ini menunjukkan saat Ben meminta Alya untuk berdoa sesuai keyakinannya. Di sisi lain, Alya menginginkan agar Ben mengucapkan dua kalimat syahadat.
Menjalani cinta dengan dua iman tentu bukanlah hal yang mudah, terutama setelah mereka dikaruniai seorang anak. Film ini disutradarai oleh Danial Rifki, dengan naskah yang ditulis oleh Junisya Aurelita, Karina I. Nasir, dan Ezra Cecio.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1380637/original/001329300_1477021257-Infografis_Film_Indonesia_revisi.jpg)