LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

Rumah Warisan 100 Tahun Milik Diding Boneng Runtuh, Penyesalan Datang Terlambat

Bagian depan rumah Diding Boneng masih dalam kondisi baik, tetapi bagian tengah hingga belakangnya sudah mengalami keruntuhan.

Selasa, 30 Des 2025 16:45:00
diding boneng
Diding Boneng. (M Altaf Jauhar/ LIputan6.com) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Aktor senior Diding Boneng kini tengah menghadapi kesedihan yang mendalam setelah rumah yang telah ia huni selama bertahun-tahun roboh secara mendadak. Bangunan yang menyimpan banyak kenangan tersebut kini hanya tersisa puing-puing kayu yang telah lapuk termakan waktu.

Saat kejadian berlangsung, Diding Boneng yang berada di luar rumah terkejut melihat kondisi tempat tinggalnya yang sudah hancur. Ia melihat saudara-saudaranya menangis histeris, tidak percaya rumah mereka bisa ambruk secepat itu.

"Jadi gimana ya, karena saya tidak tahu persis saat kejadiannya. Saya ada di luar soalnya. Jadi begitu saya pulang, itu sudah kurang lebih 20 menitan itu kejadian. Adik-adik saya sudah pada nangis saja pas saya datang," ungkap Diding Boneng saat dijumpai di kediamannya di Kawasan Matraman Dalam 2, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/12).

Selanjutnya, Diding Boneng menjelaskan, "Nah barulah adik-adik saya yang cowok-cowok datang dan langsung lapor ke Pak RT. Jadi langsung Pak RT malam itu yang atasi semua, termasuk kehadiran Pak RW juga karena di-ini Pak RT."

Advertisement

Diding Boneng merasa menyesal

Diding Boneng. (M Altaf Jauhar/ LIputan6.com) © 2025 Liputan6.com

Aktor komedi terkenal yang dikenal lewat film-film Warkop DKI merasakan penyesalan yang mendalam. Ia menyadari bahwa ia kurang memperhatikan kondisi bangunan yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

"Kalau saya apa ya, ini rumah kan memang lapuk sudah lama dan tidak pernah di-upgrade. Nah mungkin ya ini titik akhirnya dari kelapukannya itu. Sayanya yang salah, kenapa saya terlalu santai. Beneran, saya akui saya salah," ungkapnya.

Advertisement

Kesadaran akan kelalaian ini menjadi pelajaran berharga bagi dirinya. Ia menyesali sikapnya yang terlalu santai terhadap kondisi rumah yang seharusnya mendapatkan perhatian lebih. Dengan pengakuan tersebut, ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Hal ini juga mengingatkan kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan melakukan perawatan yang diperlukan.

Bagian depan rumah masih utuh

Diding Boneng. (M Altaf Jauhar/ LIputan6.com) © 2025 Liputan6.com

Walaupun terlihat rusak, tidak semua bagian rumah mengalami keruntuhan secara bersamaan. Bagian depan rumah masih dapat bertahan dengan baik karena mendapatkan perawatan yang lebih rutin dibandingkan dengan bagian lainnya.

"Yang parah tengah ke belakang. Nggak tahu ini (depan) bisa lebih tahan karena ini hampir sering di-utik-utik sih gitu, bagian depannya ya Bang. Kalau di tengah ke belakang kan kita aman saja gitu," ungkapnya.

Keadaan rumah yang tampak hancur ini menunjukkan bahwa beberapa area masih dalam kondisi yang cukup baik. Terutama bagian depan yang lebih sering dirawat, sehingga memiliki daya tahan yang lebih baik.

"Yang parah tengah ke belakang. Nggak tahu ini (depan) bisa lebih tahan karena ini hampir sering di-utik-utik sih gitu, bagian depannya ya Bang. Kalau di tengah ke belakang kan kita aman saja gitu," ungkapnya. Dengan pemeliharaan yang konsisten, bagian depan rumah tetap berdiri meskipun ada kerusakan di area lainnya.

Rumah memiliki nilai historis yang tinggi

Diding mengungkapkan bahwa rumah tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat berarti karena merupakan peninggalan dari kakeknya. Ia bahkan menyatakan bahwa bangunan ini sudah ada jauh sebelum ia dilahirkan.

"Wuh, saya lahir di sini. Di rumah ini. Dan tuaan rumah ini sama saya. Jadi wajarlah kalau buat saya dia jatuh. Ya itu karena salah saya, kurang periksa saja. Ini lebih dari mungkin 100 tahun ada ini rumah. Karena saya 75 tahun sekarang, nah ini rumah sudah ada, saya melek tuh sudah ada. Jadi zaman bapak saya muda atau apa, ini sudah dibangun. Rumah kakek, terus ke orang tua, turun-turun sampai ke saya. Ini kakek yang bangun awalnya," urai Diding Boneng.

Advertisement

Dalam penjelasannya, Diding menekankan betapa pentingnya rumah itu bagi keluarganya. Ia merasa terikat dengan sejarah dan kenangan yang ada di dalamnya, menjadikan rumah tersebut lebih dari sekadar tempat tinggal. Ia mengakui bahwa kurangnya perawatan menjadi penyebab kerusakan yang terjadi, namun rasa cintanya terhadap rumah tersebut tetap tidak pudar. Bagi Diding, rumah ini adalah simbol dari generasi yang telah berlalu dan warisan yang harus dijaga untuk masa depan.

Berita Terbaru
  • Manis Di Bibir Jadi Series Terbaru Vidio, Dibintangi Callista Arum dan Adinia Wirasti
  • Jelang Muktamar ke-35, Muncul Kritik soal Arah dan Marwah Jam’iyyah NU
  • Wisatawan Meningkat, AI dan Digitalisasi Jadi Andalan Industri Pariwisata
  • Garuda Fight Championship Series 2: Akan Menjadi Malam yang Panas Dari Atas Ring Hanya di Vidio
  • Pemprov DKI Buka Suara usai KDM Kirim Karangan Bunga Hitam Putih di HUT ke-499 Jakarta
  • artis
  • diding boneng
  • rumah
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
M
Reporter M Altaf Jauhar, Ratnaning Asih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.