Diam-Diam Andre Taulany Kembali Ajukan Gugatan Cerai Talak Cerai, Kini Sudah Tahap Mediasi
Andre Taulany sekali lagi mengajukan gugatan cerai kepada istrinya, Rien Wartia Trigina yang biasa dipanggil Erin Taulany.
Andre Taulany kembali mengajukan perceraian terhadap istrinya, Rien Wartia Trigina, yang lebih dikenal sebagai Erin Taulany. Permohonan ini diajukan setelah gugatan serupa yang diajukan tahun lalu ditolak oleh majelis hakim.
Humas Pengadilan Agama Tigaraksa, Ummi Azma, mengonfirmasi Andre telah mengajukan perkara baru melalui sistem e-court.
"Untuk perkara Andre Taulany itu sudah mengajukan perkara baru yaitu antara Andre Taulany dia yang mengajukan ini perkara cerai talak," ungkap Ummi Azma kepada wartawan pada Selasa (6/5).
Ajukan Cerai Lagi di Bulan April
Permohonan perceraian telah diajukan secara elektronik pada tanggal 9 April 2025. Ummi menjelaskan bahwa saat ini proses hukum sedang berlangsung sesuai dengan ketentuan yang ada.
"Jadi pihak suami yang mengajukan, jadi Andre Taulany yang mengajukan dengan memberikan kuasa kepada Ahmad Fauzi, SH melawan Rien Wartia Trigina itu memberikan kuasa kepada Yakub Putra Hasibuan SH, LLM," ungkap Ummi.
Sudah Tahap Mediasi
Pendaftaran gugatan ini telah dicatat secara resmi dalam sistem Pengadilan Agama Tigaraksa. Nomor perkara yang terdaftar menandakan bahwa kasus ini masih berada dalam proses hukum yang aktif.
"Perkara ini sudah terdaftar secara e-court dengan nomor 1673/PDTG/2025/PA Tigaraksa pada tanggal 9 April 2025," ucapnya.
Proses perceraian antara Andre dan Erin kini telah berada di tahap mediasi, yang merupakan langkah awal dalam rangkaian persidangan. Ummi menginformasikan bahwa kedua pihak telah hadir secara langsung di pengadilan untuk mengikuti proses mediasi ini.
"Untuk perkara ini sudah dimediasi karena para pihak Andre dan istrinya hadir di persidangan," kata Ummi Azma.
Gugatan Cerai Kedua
Andre kembali mengajukan gugatan cerai terhadap Erin untuk kedua kalinya sejak tahun 2024. Sayangnya, permohonan cerai yang diajukan sebelumnya tidak berhasil di pengadilan.
Sebelum ini, pada bulan April 2024, Andre telah mengajukan permohonan cerai kepada Erin. Permohonan tersebut diajukan melalui sistem e-court dengan nomor 1668/Pdt.G/2024/PA.Tgrs.
Permohonan awal tersebut ditolak majelis hakim dengan alasan gugatan yang diajukan tidak terbukti. Ketidakmampuan untuk membuktikan adanya perselisihan menjadi faktor utama yang menyebabkan gugatan cerai tersebut tidak dapat diterima.
Andre dan Erin telah menjalani kehidupan berumah tangga selama hampir 20 tahun. Mereka menikah pada akhir tahun 2005 dan dari pernikahan itu, telah dikaruniai tiga orang anak.