Celine Dion Kenang Peabo Bryson, Duet Beauty and the Beast Jadi Memori Tak Terlupakan
Celine Dion mengenang momen saat berduet dengan Peabo Bryson, di mana ia baru saja mempelajari lagu-lagu berbahasa Inggris.
Celine Dion merasa sangat terpukul ketika mendengar berita tentang meninggalnya Peabo Bryson pada Selasa, 2 Juni 2026. Terlebih lagi, lagu duet mereka yang berjudul "Beauty and the Beast" telah menjadi titik tolak kesuksesan kariernya.
Lagu yang menjadi soundtrack film animasi Disney ini berhasil meraih penghargaan Grammy pada tahun 1993 dan tetap dikenang hingga kini. Dalam sebuah unggahan di Instagram Story, Celine membagikan foto kenangan bersama Peabo serta menyampaikan rasa belasungkawanya kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Hatiku hancur saat mendengar kita hari ini kehilangan Peabo Bryson. Suaranya yang begitu menakjubkan, sekaligus jiwanya yang begitu baik, merupakan perwujudan atas keindahan lagu dan seni pertunjukan," tulis Celine Dion. Ia juga mengenang momen berharga saat mereka berkolaborasi di lagu "Beauty and the Beast". Celine mengingat betapa berartinya dukungan Peabo saat ia baru memulai karier di dunia musik internasional.
"Ia begitu luar biasa dan baik kepadaku dalam tahun-tahun masa lampau tersebut, saat kami merekam Beauty and the Beast. Ia membuatku merasa sangat nyaman, karena saat itu aku baru belajar bernyanyi dalam bahasa Inggris," tambahnya.
Kenangan manis tersebut akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Celine Dion. Momen berharga bersama Peabo Bryson akan terus hidup dalam ingatannya, dan pengaruhnya dalam dunia musik akan selalu dikenang.
Peabo Bryson memiliki peran penting dalam karier Celine Dion
Bagi Celine Dion, Peabo Bryson adalah sosok yang memiliki peranan sangat penting dalam hidupnya.
"Ia akan selalu menjadi simbol nyata atas kebahagiaan dalam bermusik yang dibawa ke dalam hidupku. Suara bakatnya akan selalu dirindukan," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Celine juga mengekspresikan simpatinya kepada keluarga yang ditinggalkan oleh mendiang Bryson. Selain Celine Dion, diva Indonesia Vina Panduwinata turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian penyanyi legendaris tersebut. Ia juga mengenang momen berharga saat berduet dengan mendiang dalam acara The 90's Intimate yang diadakan pada 7 Februari 2026 lalu.
Vina Panduwinata
Vina Panduwinata baru-baru ini membagikan video penampilan seorang pria berusia 75 tahun di acara The 90's Intimate, sekaligus mengenang momen indah bersama mendiang Peabo Bryson. Dalam unggahannya, ia menuliskan, "Rest in Peace dear @peabobryson2. Salah satu moment luar biasa bersamanya di awal tahun ini, yang menjadi kenangan tidak terlupakan. Terima kasih atas kesempatannya @the90sintimate." Kenangan tersebut menunjukkan betapa berartinya sosok Peabo Bryson dalam hidupnya.
Vina, yang dikenal sebagai pelantun "Surat Cinta," menggambarkan mendiang Peabo Bryson sebagai seorang ikon dalam dunia musik. Ia menambahkan, "With all the things we've done, we're forever remembering you as an Icon. Rest in Peace dear Peabo, deep condolences too all his family, friends, and fans all around the world." Pernyataan ini menunjukkan rasa hormat dan penghargaan yang mendalam terhadap warisan musik yang ditinggalkan oleh Peabo Bryson.
Peabo Bryson telah meninggal dunia setelah mengalami serangan stroke
Peabo Bryson telah meninggal dunia setelah mengalami stroke pada akhir Mei yang lalu. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh pihak keluarganya. "Dia bertransisi dalam damai pada pukul 17.00 ET pada Selasa malam, 2 Juni 2026, dengan dikelilingi cinta dari keluarga dan orang-orang terdekatnya," ungkap perwakilan keluarganya kepada Variety.
Lebih lanjut, mereka menambahkan, "Selama lebih dari lima dekade, alunan suara Peabo yang luar biasa telah menjadi soundtrack dalam sejumlah momen yang paling berharga dalam hidup. Musiknya membawa generasi demi generasi terhanyut dalam perayaan yang menggembirakan, kisah cinta luar biasa dengan momen nyaman yang inspirasinya abadi, menciptakan warisan yang akan selamanya hidup di hati orang-orang yang mencintainya dan banyak jiwa yang telah ia sentuh melalui lagu." Pernyataan ini menggambarkan betapa besar pengaruh Peabo Bryson dalam dunia musik dan kehidupan banyak orang.