Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan penjatahan gas bumi tahun ini. Tujuannya untuk menekan kecurangan dalam penjualan gas.
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, proses penjatahan gas akan dilakukan transparan.
"Tahun ini ada sesi dimana seluruh alokasi gas, siapa dapat berapa, dilakukan pada forum terbuka," kata Sudirman, Jakarta, Rabu (24/2).
Setiap penjual, lanjut Sudirman, dapat mengajukan permohonan alokasi gas. Itu kemudian akan dikaji Kementerian ESDM.
"Ke depan alokasi gas bumi dimulai permohonan alokasi, lalu ada persetujuan alokasi bersifat independen," katanya.
Dengan kata lain, siapa pun tak bisa turut campur dalam proses pengalokasian gas. Sebab, sudah ada mekanisme penjatahan untuk menghindari praduga permainan alokasi gas dapat.
Kendati demikian, kata Sudirman, ada sejumlah pihak yang diprioritaskan mendapat alokasi gas. Yaitu, usaha kecil, peningkatan produksi minyak, pabrik pupuk, industri yang menggunakan gas sebagai bahan baku, listrik dan industri yang menggunakan gas sebagai bahan bakar.
"Dengan berlaku kebijakan ini ke depan alokasi gas bumi ada transisi berjalan harus sediakan alokasi."