Situs jual beli onlline Tokopedia mencatat bahwa tujuh dari 10 pelaku usaha di Tokopedia mengalami kenaikan volume penjualan dengan median sebesar 133 persen. Hal ini tercermin dari hasil riset dilakukan perusahaan selama masa pandemi Covid-19 pada 2020.
"Riset yang kami lakukan pada tahun 2020 di mana 7 dari 10 pelaku usaha di Tokopedia mengalami kenaikan volume penjualan," ujar Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni secara virtual, Senin (19/4).
Astri menambahkan, selain adanya kenaikan penjualan, Tokopedia juga mencatat terdapat tiga provinsi dengan peningkatan penjualan pelaku usaha tertinggi. Di mana pertama terjadi di Nusa Tenggara Barat yakni mencapai sebesar 144,6 persen. Kemudian kedua diikuti oleh Sulawesi Tengah 73 4 persen dan Sulawesi Selatan 73,3 persen.
Sementara terdapat juga tiga Provinsi dengan peningkatan jumlah pelaku usaha tertinggi di Tokopedia. Di antaranya terjadi di Bali sebesar 66,2 persen, Yogyakarta 42,2 persen dan di DKI Jakarta 28,6 persen. Di mana penjual atau mayoritas dari mereka adalah pencari nafkah tunggal di keluarga.
"Hal ini tentunya menjadi motivasi untuk Tokopedia untuk terus berkembang dengan memiliki kontribusi untuk bisa memajukan UMKM agar mereka terus dapat berkarya di masa pandemi ini saya," tandasnya.