Penurunan Harga Pangan Jadi Pemicu Inflasi Oktober Capai 0,02 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi selama bulan Oktober 2019 sebesar 0,02 persen, angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2018 yang tercatat di 0,28 persen. Penurunan ini disebabkan oleh seluruh komponen bahan makanan dan transportasi yang menyumbang andil deflasi pada bulan ini.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Penurunan Harga Pangan Jadi Pemicu Inflasi Oktober Capai 0,02 Persen
Kepala BPS Suhariyanto. ©2017 Merdeka.com/Saugy Riyandi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi selama bulan Oktober 2019 sebesar 0,02 persen, angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2018 yang tercatat di 0,28 persen. Penurunan ini disebabkan oleh seluruh komponen bahan makanan dan transportasi yang menyumbang andil deflasi pada bulan ini.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kelompok bahan makanan hanya memberikan andil terhadap inflasi pada Oktober sebesar -0,08 persen. Sementara pada bidang transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan hanya memberikan andil -0,02 persen pada bulan ini.

"Lebih banyaknya penurunan harga terutama pada bahan makanan dan tarif angkutan udara," kata dia di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/11).

Sementara itu, salah satu andil penyumbang inflasi terbesar pada bulan ini terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau yang mencapai sebesar 0,08 persen. Kemudian disusul pada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mencapai 0,02 persen.

"Sedangkan kelompok lainnya seperti kesehatan, pendidikan masing-masing berkontribusi sebesar 0,01 persen," imbuh dia.

Sebelumnya, BPS mencatat selama bulan Oktober 2019 terjadi inflasi sebesar 0,02 persen. Sementara inflasi tahun kalender dari Januari-Oktober 2019 sebesar 2,22 persen, sedangkan inflasi tahun ke tahun sebesar 3,13 persen.

Rekomendasi