Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penghujung Tahun 2022, Harga Beras di Jakarta Naik Tembus Rp16.000 per Kg

Penghujung Tahun 2022, Harga Beras di Jakarta Naik Tembus Rp16.000 per Kg beras bulog. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Harga Beras di Jakarta masih terus naik hingga 31 Desember 2022. Komoditas pangan utama tersebut masih dijual di angka tertinggi Rp 16.000 per kg. Kenaikan ini tidak lepas dari kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi hingga akhir tahun 2022.

Melansir data infopangan.jakarta.go.id, Minggu (1/1), harga beras IR 64 atau Setra Ramos secara rata-rata kompak naik. Untuk beras IR III secara rerata dijual Rp 10.151 per kg, beras IR II 10.912 per kg, dan beras IR I Rp 11.769 per kg.

Sementara untuk beras IR 42 (Pera) juga mengalami kenaikan menjadi Rp 12.652 per kg. Adapun harga tertingginya dijual di Pasar Grogol, Jakarta Barat yang dipatok Rp 16.000 per kg.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, cuaca tak bersahabat itu pastinya bakal turut mempengaruhi produksi dan harga beras di pasaran.

"Beras sampai Tahun Baru bakal makin tinggi. Harga akan naik sampai Desember (2022). Mungkin akan turun saat Januari, Februari (2023) ketika mulai masuk panen," kata Tauhid kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Menurut dia, bila hujan lebat berlangsung cukup lama, itu dikhawatirkan akan banjir pada daerah-daerah sentra produksi padi. Alhasil lahan sawah bisa rusak dan mengganggu musim panen.

"Sekarang kan udah mau musim panen, Januari mulai panen. Jadi kalau (periode cuaca ekstrem) meluas, otomatis akan terjadi penurunan produksi pada daerah-daerah berbasis padi," ungkap Tauhid.

"Kalau padi kan kena hujan biasa, asal jangan banjir. Kalau banjir, rusak sawah. Karena kalau padi kurang, kita impor, itu sosial politiknya tinggi lah. Itu harus diantisipasi," imbuhnya.

Selain kerusakan sawah, Tauhid menyebut iklim tak bersahabat berupa hujan lebat juga akan mengganggu arus logistik. Otomatis harga beras akan kian terkerek naik. "Logistik laut juga akan menunda pelayaran, enggak akan berani kalau ombak tinggi. Saya kira harus jadi catatan lah. Mudah-mudahan enggak akan banjir. Yang jelas, harga akan naik," tutur dia.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP