Pemerintah Jokowi Bakal Kembangkan Seaplane untuk Dongkrak Pariwisata

Pengembangan seaplane itu dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan stimulus diupayakan dipergunakan untuk kebutuhan lokal atau local content.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemerintah Jokowi Bakal Kembangkan Seaplane untuk Dongkrak Pariwisata
Danau Toba. ©2019 Merdeka.com

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan berencana akan mengembangkan pesawat terbang lau atau seaplane untuk mendongkrak sektor pariwisata dan logistik di tengah pandemi. Rencana ini sekaligus untuk meningkatkan investasi dalam negeri.

"Kita juga ingin mengembangkan kapal-kapal seaplan untuk di daerah-daerah yang banyak orang diving seperti di Danau Toba, Labuan Bajo, Raja Ampat," kata Luhut dalam webinar Transportasi untuk Merajut Keberagaman, Jumat (14/8).

Menurutnya, pengembangan seaplane itu dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan stimulus diupayakan dipergunakan untuk kebutuhan lokal atau local content.

"Ini kita coba pakai dalam negeri karena Presiden memerintahkan penggunaan APBN dan stimulus kita upayakan semua untuk pake local content," katanya.

Dalam pandangan Luhut, penggunaan anggaran pemerintah untuk local content sangat penting untuk kepentingan nasional. Sama halnya pada situasi pandemi covid-19, pemerintah memanfaatkan momentum untuk melakukan reformasi atau penguatan di semua bidang.

"Untuk melakukan reformasi atau penguatan-penguatan di semua bidang, saya kira yang penting adalah masalah disiplin," ujarnya.

Manfaatkan Bandara

Di sisi lain, arahan Presiden Joko Widodo yaitu memanfaatkan bandara dengan baik untuk kepentingan masyarakat Indonesia dalam meningkatkan perekonomian di daerah.

"Saya melihat bahwa airline hub yang kita miliki terlalu banyak. Kenapa harus ada 30-an, bukannya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia tapi malah dinikmati oleh pihak lain," ujarnya.

Oleh karena itu, dia mendukung reformasi dan penguatan-penguatan dalam sektor penerbangan, sehingga pemerintah bisa lebih terkonsentrasi dalam pengembangan sektor transportasi udara untuk ke depannya.

Rekomendasi