Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang: Bawang impor digoreng bau gosong, pembeli banyak tak suka

Pedagang: Bawang impor digoreng bau gosong, pembeli banyak tak suka Pedagang cabai. Hana Adi Perdana©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah berencana mengimpor 2.500 ton bawang merah guna menekan harga pada saat bulan Ramadan maupun Lebaran. Bawang impor diharapkan bisa membuat harga turun hingga setengah dari posisi saat ini.

Salah satu pedagang bawang, Ima, mengatakan bawang impor hanya menang murah tetapi tidak memberi kualitas yang baik seperti bawang Brebes.

"Bawang impor itu memang murah, selisihnya sama bawang Brebes cuman Rp 10.000. Tapi bawang impor itu tidak sedap. Digoreng bau gosong. Pembeli banyak yang tak suka," ucapnya kepada merdeka.com di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat (9/6).

Maka dari itu, Ima berharap pemerintah lebih baik memprioritaskan bawang Brebes dibanding harus mengimpor bawang. "Di tengkulaknya yang memang sudah mahal. Pemerintah harus tetap pertahanin bawang Brebes sama rantai distribusinya dibenerin," tuturnya.

Pedagang lainnya, Supanti, mengatakan rencana impor pemerintah dinilai tidak akan berpengaruh besar pada penurunan harga. Alasannya, saat ini bawang impor tidak banyak diminati pembeli.

"Yah mas, bawang impor di sini tidak laku, yang beli sedikit. Konsumen lebih seneng bawang Brebes," kata Supanti.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP