Luhut wajibkan pelabuhan pakai sistem elektronik tekan dwelling time

Menko Luhut wajibkan pelabuhan pakai sistem elektronik tekan dwelling time. Ini merupakan hasil rapat dirinya bersama dengan Kementerian Perhubungan dan Bea Cukai. Nantinya sistem elektronik di tiap pelabuhan akan diintegrasikan. Sejauh ini, sistem berbasis elektronik masih dalam proses pembangunan di tiap pelabuhan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Luhut wajibkan pelabuhan pakai sistem elektronik tekan dwelling time
Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengadakan rapat bersama Kementerian Perhubungan dan Bea Cukai mengenai masalah dwelling time atau waktu bongkar muat barang di pelabuhan. Hasil rapat menetapkan pentingnya penerapan sistem elektronik pada operasional pelabuhan utama Indonesia."Itu akan kita buat, semua secara maksimal terhubung secara elektronik. Jadi mengurangi adanya personal contact. Misalnya, dirjen daglu semua aparat dia sudah masuk dalam sistem, bea cukai juga gitu. Jadi tak ada lagi yang musti kontak personal. Kalau ceklis udah ada, yaudah," ujar Menko Luhut di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (20/9).Dia menambahkan, nantinya sistem elektronik di tiap pelabuhan akan diintegrasikan. Sejauh ini, sistem berbasis elektronik masih dalam proses pembangunan di tiap pelabuhan. "Kita harapkan bisa terintegrasi dengan satu sistem," tuturnya.Seperti diketahui, Presiden Jokowi dibuat geram dengan tingginya angka dwelling time di sejumlah pelabuhan utama. Seperti di pelabuhan Surabaya dan Belawan masih mencapai 5 hari lebih.

Rekomendasi