Kemendag Gelar Bazar Ramadan 2019, Jual Bahan Pokok Murah Hingga 29 Mei

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, membuka Bazar Ramadan 2019 di lingkungan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Kegiatan yang dilakukan secara rutin pada bulan Ramadan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan pelaku usaha dalam penyediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Kemendag Gelar Bazar Ramadan 2019, Jual Bahan Pokok Murah Hingga 29 Mei
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membuka Bazar Ramadan 2019. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, membuka Bazar Ramadan 2019 di lingkungan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Kegiatan yang dilakukan secara rutin pada bulan Ramadan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan pelaku usaha dalam penyediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

"Ini adalah satu bentuk kepedulian dari para pengusaha yang kami sentuh mereka. Dan kegiatan ini bukan hanya satu saja dilakukan di empat titik lingkungan (Kemendag). Saya bisa sampaikan mereka masing-masing pengusaha melakukan kegiatan di bulan Ramadan dengan melakukan bazar, kepedulian CSR dan berbagai hal," katanya dalam sambutannya di Kemendag, Senin (27/5).

Seperti diketahui, Bazar Ramadan 2019 yang bertepatan di Kemendag ini merupakan lokasi terakhir atau keempat dari yang sebelumnya sudah dilakukan di berbagai daerah lingkungan Kemendag lainnya. Adapun kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dari 27-29 Mei 2019 mendatang.

Di samping itu, Menteri Enggar juga mengapresiasi para pelaku usaha yang tengah terlibat dalam bazar kali ini. Sebab, keterlibatan para pelaku usaha dinilai memberikan dampak positif terutama dalam penyediaan kebutuhan barang pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

"Saya ingin sekali lagi sampaikan penghargaan terimakasih sebesar-besarnya kepada rekan rekan pengusaha. Saya ingin tunjukan bahwa tidak benar tuduhan pengusaha swasta itu semata-mata mencari keuntungan tidak peduli kepada lingkungannya, tapi mereka mau melakukan ini," katanya.

Menteri Enggar menambahkan, bazar kali ini diperuntukkan hanya bagi masyarakat umum yang membutuhkan. Dia pun meminta agar seluruh Eselon I di lingkungan kementeriannya tidak terlibat dalam pembelian pada bazar ini.

"Eselon I dilarang belanja. Kalau dia belanja harganya 2 kali lipat. Karena mereka bukan kelompok yang membutuhkan, jangan menyuruh orang untuk belanja. Itu larangan pertama. Jadi ini betul betul bagi masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Adapun dalam Bazar Ramadan 2019 ini, minyak goreng dijual dengan harga Rp10.000 per liter, daging sapi beku Rp78.00 per kilogram (kg), daging kerbau Rp60.000 per 900 gram, daging ayam Rp30.000 per kg. Selain itu, bawang putih dibandrol Rp20.000 per kg, cabai merah keriting Rp20.000 per kg, telur Rp20.000 per kg, serta beras premium Rp11.000 per kg.

Rekomendasi