Jonan tolak permohonan tambahan slot penerbangan pada mudik Lebaran
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan tidak akan memberikan tambahan izin slot penerbangan menjadi 76 slot per jam saat periode mudik lebaran tahun ini. Sebab, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan penerbangan (delay) saat waktu puncak (peak season) mudik.
"Saya tidak ngasih izin (Bandara Soetta tambah slot penerbangan selama Lebaran). Pokoknya 72 per jam. Tidak boleh," ujar Jonan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (27/6).
Menurutnya, keputusan tidak membuka slot penerbangan baru saat Lebaran juga demi keselamatan dan keamanan penumpang. Jika maskapai membutuhkan penambahan penerbangan (extra flight), maka disarankan untuk mencari jam terbang yang kosong.
"Kalau mau ekstra flight ya cari jam lain. Alasannya keselamatan penerbangan," ungkapnya.
Jonan menambahkan, salah satu cara untuk mengatasi delay pesawat adalah menempatkan penambahan jadwal penerbangan pesawat di waktu yang longgar.
"Namanya juga 'ekstra flight' ya harus ditempatkan di waktu yang longgar supaya tidak terjadi 'delay' jadwal penerbangan pesawat," tuturnya.
Untuk pemberian izin penambahan penerbangan, Kemenhub akan sangat berhati-hati dan tidak berdasarkan tingginya jumlah permintaan penumpang.
"Pemberian izin tersebut dilakukan berdasarkan pada kesiapan maskapai penerbangan, sarana dan prasarana serta kru. Kalau dihitung kru itu harus lembur, pasti tidak dikasih," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya