Lokomotif kereta kerja yang terlibat kecelakaan di lingkungan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) baru bisa dievakuasi pada Jumat, 23 Desember 2022.
Pengangkatan lokomotif ke atas bogie atau sasis roda di atas rel dalam proses evakuasi tersebut melibatkan sejumlah alat berat.
Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi menyebutkan, proses evakuasi lokomotif kereta kerja ini berjalan lancar. Sebelumnya, PT KCIC bersama dengan kontraktor telah menyiapkan rel kereta sementara yang digunakan sebagai jalur evakuasi ke Depo Tegalluar.
"Alhamdulillah proses evakuasi lokomotif kerja hari ini berjalan lancar dan sesuai rencana. Lokomotif kerja saat ini berada di area Depo Tegalluar," ujar Dwiyana dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/12).
Dwiyana mengatakan, saat ini PT KCIC masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Perhubungan. Adapun pekerjaan pembangunan KCJB di lokasi lain masih terus dilanjutkan, seperti pekerjaan auxiliary building, stasiun, OCS dan pekerjaan konstruksi lainnya.
Dia juga memastikan kejadian ini tidak mempengaruhi progres konstruksi ataupun kualitas sarana dan prasarana KCJB.
Advertisement
Investigasi Lanjutan
"KCIC bersama dengan konsorsium kontraktor akan terus memperkuat komitmen, meningkatkan organisasi konstruksi dan manajemen, serta memastikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa beroperasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan," tuturnya.
Mengenai proses investigasi, Dwiyana menyebut PT KCIC mendukung penuh upaya yang dilakukan pihak berwenang. Termasuk juga upaya evaluasi dan investigasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.
"Perlu diketahui lokomotif kereta kerja yang dievakuasi adalah salah satu peralatan yang hanya digunakan untuk proses pemasangan rel selama konstruksi proyek KCJB. Lokomotif ini berbeda dengan lokomotif yang digunakan dalam pengoperasian KCJB," tandasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com