Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri kongres diaspora Indonesia ke-IV di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/7). Saat berbicara di depan sekitar 9 ribu peserta, dia mengaku sulit tidur sejak menjadi pejabat negara.
"Anak Indonesia dimanapun dia lahir harus mendapat pendidikan dan kesehatan yang sama. Itu yang buat saya tidak bisa tidur," ujarnya. "Kita harus investasi mulai sekarang."
Dan, sumber investasi terbesar adalah penerimaan pajak. Makanya, mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut mengaku selalu berupaya mendorong masyarakat Indonesia patuh membayar pajak.
Salah satu caranya, memastikan bahwa pemerintah memanfaatkan penerimaan pajak untuk membangun perekonomian Indonesia.
"Bagaimana anda melakukan tugas konstitusi tapi rakyat percaya ini bagus untuk negara," katanya. "Membayar pajak nggak nyaman, tapi itu untuk kepentingan bersama."
Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global Dino Patti Djalal mengklaim kongres dihadiri 9 ribu orang Indonesia yang tersebar di 55 negara dan 134 kota di dunia. Ini menjadikan kongres tersebut terbesar sepanjang sejarah pertemuan diaspora Indonesia.