Cara bos OJK dorong perbankan salurkan kredit ke sektor pertanian
Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjanji akan terus mendorong pemerataan pembiayaan kredit, terutama ke sektor strategis yang masih minim minat perbankan seperti sektor pertanian dan kemaritiman.
Meningkatkan penyaluran kredit ke sektor pertanian, khususnya pangan, OJK bakal menggandeng 17 bank dalam Program Akselerasi Keuangan Sinergi Industri (AKSI) untuk pangan.
"AKSI untuk pangan itu 19 Desember (2016). Tahap pertama ada 17 bank. Mudah-mudahan ini bisa jalan," ucap Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad di Yogyakarta, Kamis (24/11).
Selama ini, perbankan masih kurang pengetahuan di sektor pangan sehingga tidak berani masuk memberikan pembiayaan. Beberapa hal yang bisa mengangkat kepercayaan perbankan terhadap sektor ini seperti adanya database, juga informasi seputar isu-isu.
"Sektor pangan, kemaritiman, lingkungan, industri kreatif itu perlu pengetahuan," tuturnya.
Khusus untuk sektor maritim atau perikanan, OJK sudah menggelar Program Jangkau atau Jaring, yang penyaluran kreditnya sudah mencapai Rp 22 triliun saat ini. Jaring sendiri merupakan program inisiatif OJK bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan sasaran akselerasi pertumbuhan di sektor ini.
"Kaya pembiayaan ke sektor maritim, nelayan, cold storage sampai pembuatan kapal-kapal sudah Rp22 triliun," ujar Muliaman.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya