Butuh Rp 50 triliun bangun 2.000 km jalur kereta api di Sulawesi

Investor asing asal China dan Rusia dikabarkan tertarik dengan proyek ini.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Butuh Rp 50 triliun bangun 2.000 km jalur kereta api di Sulawesi
krl. merdeka.com/Imam Buhori

Pemerintah berencana membangun jalur kereta api sepanjang 2.000 kilometer di Sulawesi. Kebutuhan dana diperkirakan sekitar Rp 50 triliun. Sejumlah investor swasta telah menunjukkan ketertarikan. Termasuk investor asing yang berasal dari China dan Rusia.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, mengatakan, pihaknya belum menentukan tahap awal pembangunan jalur kereta api. Sebab, prioritas pembangunan tergantung pada kecepatan perkembangan ekonomi masing-masing daerah.

"Misalnya akan dibangun dari Makassar ke Pare-Pare. Mengapa daerah itu? Karena daerah itu yang paling cepat perkembangannya. Lalu nanti ada Gorontalo atau Manado tergantung mana yang berkembang lebih dulu," tutur Bambang dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (31/12).

Bambang mengatakan, meski jalur kereta api akan dibangun secara parsial dan menyebar, tapi diharapkan akhirnya akan menyatu dan terintegrasi. Seperti halnya dengan pembangunan Trans-Sumatera Railways atau jalur kereta api di Sumatera yang memiliki panjang sekitar 2.100 km dan menelan biaya hingga sekitar Rp 65 triliun.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Perhubungan bersama dengan enam Pemerintah Provinsi di Sulawesi telah sepakat memperkuat sarana perkeretaapian di Sulawesi.

Kehadiran moda transportasi kereta api diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas angkutan penumpang maupun barang. Selain itu, bisa menciptakan integrasi antarmoda dan pada akhirnya mendorong roda perekonomian masyarakat Sulawesi.

Menurut Wamenhub, moda transportasi kereta api mutlak dihadirkan di Pulau Sulawesi karena memiliki beberapa kelebihan. Dia menyebutkan, kereta bisa mengurangi beban jalan, lebih hemat energi, memiliki tingkat kecelakaan yang rendah, dan ramah lingkungan.

Berdasarkan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional, pendanaan infrastruktur perkeretaapian di Indonesia sampai 2030 mencapai Rp 605 trilliun.

Rekomendasi