Bos BI klaim sudah antisipasi dampak ekonomi jelang pelantikan Trump
Merdeka.com - Donald Trump bakal dilantik secara resmi menjadi presiden ke-45 Amerika Serikat. Seluruh dunia menantikan pidato pertama Trump sebagai presiden, tak terkecuali Indonesia.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W Martowardojo mengklaim pihaknya telah mengantisipasi pidato yang akan disampaikan Trump soal ekonomi AS. Menurutnya, ekonomi AS saat ini masih mengalami ketidakpastian.
"Kita lihat bahwa di AS masih ada ketidakpastian bagaimana kebijakan fiskal. Kita antisipasi karena sifat Trump yang protek dan lebih proteksionis," ujar Agus di kantor BI, Jumat (20/1).
Menurutnya, saat ini dunia akan menanti kebijakan Trump, terlebih terkait menteri-menteri yang dipilih terutama menteri ekonomi. "Yang jelas kita menunggu siapa saja menteri-menterinya," katanya.
Agus juga menjelaskan ekspor Indonesia ke AS merupakan yang tertinggi. Untuk itu, kebijakan Trump saat ini sangat ditunggu guna meningkatkan perdagangan ke AS.
"Infonya ekspor kita ke Indonesia mencapai USD 15 miliar, kita siap untik buka pasar baru. Untuk itu kita perlu siapkan diri terhadap kebijakan yang diambil AS," pungkasnya.
Sebagai informasi, Donald Trump secara resmi akan menjadi presiden ke-45 Amerika Serikat, tepat pukul 23.00 waktu Indonesia, Jumat (20/1) segera menjalani pelantikannya sebagai pemimpin baru negara adidaya itu. Serangkaian kegiatan akan dijalani Trump untuk mengukuhkan posisinya di Gedung Putih menggantikan Barack Obama.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya