Bos Bappenas ke K/L: Jangan persulit investasi masuk ke RI

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengingatkan semua Kementerian/Lembaga (K/L) untuk tidak mempersulit masuknya investasi ke Indonesia. Investasi dibutuhkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Bos Bappenas ke K/L: Jangan persulit investasi masuk ke RI
Bambang Brodjonegoro di Bappenas. Hana Adi Perdana©2016 Merdeka.com

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengingatkan semua Kementerian/Lembaga (K/L) untuk tidak mempersulit masuknya investasi ke Indonesia. Investasi dibutuhkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 mendatang.

Hal ini disampaikam Bambang dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Tingkat Pusat (Rakorbangpus) bersama seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) di Bappenas, Jakarta, Selasa (11/4).

"Jangan persulit investasi masuk ke Indonesia, khususnya di 3 sektor," kata Bambang.

Bambang menjelaskan, pemerintah ke depan akan fokus pada pengembangan 3 sektor. Pertama adalah industri pengolahan, pertanian serta pariwisata.

"Industri pengolahan harus dikembangkan karena memang seharusnya Indonesia berani jadi negara industri. tidak bergantung pada SDA."

Pemerintah pada 2018 mendatang juga akan fokus pada sektor pertanian untuk mencapai swasembada pangan.

"Sedangkan pariwisata harus dikembangkan karana akan mendorong industri hotel, guide, restoran, ini akan tumbuh. Terutama untuk daerah yang sedang mengalami rendahnya harga komoditas."

Rekomendasi