Belanja modal BUMN ditarget capai Rp 800 T dalam dua tahun

Belanja modal BUMN ditarget capai Rp 800 T dalam dua tahun. Langkah ini guna mendukung posisi BUMN sebagai agen pembangunan. Mayoritas anggaran belanja modal akan dialokasikan untuk sektor-sektor yang‎ bersifat strategis dan sesuai dengan program Presiden RI Joko Widodo.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Belanja modal BUMN ditarget capai Rp 800 T dalam dua tahun
Ilustrasi BUMN. ©2014 Merdeka.com

Pemerintah menargetkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai total Rp 800 triliun dalam dua tahuh mendatang. Langkah ini guna mendukung posisi BUMN sebagai agen pembangunan. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Bisnis Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan mayoritas anggaran belanja modal akan dialokasikan untuk sektor-sektor yang‎ bersifat strategis dan sesuai dengan program Presiden RI Joko Widodo. Seperti, konstruksi, kelistrikan dan pembangunan kilang oleh beberapa BUMN."Pokoknya capex ini akan kita alokasikan ke core bisnis BUMN dan akan mengambil proyek-proyek strategis. Bisa nanti BUMN sendiri, atau bisa bekerjasama dengan swasta," terang Aloy di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (23/11).Aloy menjelaskan bahwa saat ini total belanja modal perusahaan pelat merah sudah mencapai Rp 410 triliun. ‎"Tahun depan kita sudah alokasikan akan bertambah jadi Rp 555 triliun," kata Aloy.Semakin banyaknya anggaran untuk belanja modal tersebut, diungkapkan Aloy juga‎ sejalan dengan rencana Kementerian BUMN untuk melahirkan holding BUMN. "Pada 2017, setidaknya akan ada 10 holding yang terbentuk," ucapnya.

Rekomendasi