Kaya Akan Motif, Intip Pesona Tenun Sipirok Khas Tapanuli Selatan

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, ada kain tenun khas Sipirok yang merupakan ciri khas daerah ini sejak zaman dulu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kaya Akan Motif, Intip Pesona Tenun Sipirok Khas Tapanuli Selatan
Kaya Akan Motif, Intip Pesona Tenun Sipirok Khas Tapanuli Selatan. Akun YouTube Info Sumut ©2021 Merdeka.com

Selain tersohor dengan keindahan alamnya, Sumatra Utara (Sumut) juga kaya akan warisan seni wastranya. Tapi ternyata, Sumut tidak hanya memiliki Ulos sebagai kain khas tradisional.

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, ada kain tenun khas Sipirok yang merupakan ciri khas daerah ini sejak zaman dulu. Kain tenun ini tak kalah populer dari kain Ulos, karena juga memiliki beragam motif dengan perpaduan warna yang cantik.

Kain tenun Sipirok ini sampai saat ini masih banyak dilestarikan oleh masyarakat sekitar. Bahkan, semakin banyak yang melakukan inovasi-inovasi pada kain ini sehingga bisa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Melansir dari unggahan akun YouTube Info Sumut, berikut informasi selengkapnya.

Meski sudah ada sejak puluhan tahun lalu, kain tenun Sipirok ini sampai sekarang masih dibuat oleh para pengrajin tenun dengan cara tradisional.

Di Tapanuli Selatan, masih banyak ditemui desa-desa yang warganya berprofesi sebagai penenun kain tenun Sipirok ini.

Kain tenun ini kebanyakan dibuat secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Sehingga kain ini merupakan salah satu warisan tradisi yang masih dilestarikan keberadaannya oleh pemerintah setempat.

Kain tenun Sipirok ini tak kalah cantik dari kain Ulos karena memiliki beragam motif dan juga warna. Namun, terdapat perbedaan antara motif kain tenun Sipirok dengan Ulos. Motif yang ada di kain tenun Sipirok ini tergolong rumit dalam proses pembuatannya. Biasanya, kain ini digunakan dalam acara resmi ataupun acara adat yang ada di Sumut.Namun, sudah banyak juga kreasi dan inovasi fashion yang dibuat dari kain tenun ini sehingga bisa cocok dengan selera anak muda masa kini.

Karena merupakan warisan wastra yang bernilai tinggi, kain tenun Sipirok ini selalu dibuat dengan menggunakan bahan yang berkualitas agar dalam pemakaiannya tidak cepat rusak. Kain ini sangat mudah ditemukan di toko-toko yang terdapat di pasar tradisional Sipirok. Harganya bervariasi, untuk satu lembar tenun tersebut, biasanya dibanderol sekitar Rp350 ribu hingga Rp400 ribu.

Rekomendasi