Baru-baru ini datang kabar sedih dari salah satu selebriti. Ashanty mengalami musibah yang menimpa anak angkatnya. Rumah Putra angkat Ashanty kebakaran. Putra angkat Ashanty bernama Muhammad Putra.
Hal ini tentunya membuat Ashanty terkejut dan bersedih. Rumah Putra berada di Tangerang Selatan. Kondisi rumah setelah terbakar, ludes dilahap api dan tidak ada barang tersisa. Kondis saat ini yang tidak memungkinkan membuat Ashanty tidak dapat mengunjungi rumah anak angkatnya.
Ia pun melakukan video call dan mengirim orang untuk melihat kondisi langsung rumah Putra. Ashanty membagikan kondisi rumah Putra setelah terbakar melalui akun Youtube The Hermansyah dengan judul "RUMAH PUTRA TERBAKAR, SEMUA PEMBERIAN BUNDA HANGUS" yang tayang pada (18/4).
Putra pun tak kuasa berlinang air mata ketika memperlihatkan suasanya rumahnya. Berikut potret kondisi rumah Putra usai terbakar.
Advertisement
Ketika di Video call Ashanty Putra masih tampak tegar memperlihatkan rumahnya. Rumah tersebut dilalap api.
Rumah Putra dan pemukiman warga sekitarnya pun terbakar. Terlihat kondisi rumah yang tak tersisa.
Advertisement
Lama kelamaan Putra pun tak kuasa menahan tangis. Ia pun menangis melihat kondisi rumahnya.
Setelah api reda, rumah Putra tak tampak lagi. Barang-barang yang ia miliki hangus terbakar.
Advertisement
Kebakaran yang terjadi di perkampungan Putra ini begitu membuat sedih. Pasalnya, tidak hanya rumah Putra, tetapi ada 21 rumah yang terbakar.
Rumah tersebut tampak habis dilahap api. Tidak ada barang yang tersisa usai kebakaran.
Advertisement
Walaupun sempat menangis, Putra mencoba untuk tegar. Ia pun mengecek barang-barang yang tersisa di rumahnya.
Putra tampak menemukan baju pemberian Ashanty. Baju tersebut sudah tidak berbentuk seperti aslinya.
Advertisement
Putra pun mencari barang-barang yang masih bisa ia selamatkan. Kebanyakan barang di rumahnya sudah tidak tersisa lagi.
Ia pun menemukan tas pemberian Arshy. Putra pun memegang tes berwarna biru tersebut.
Advertisement
Tentunya buku-buku milik Putra juga ikut habis dilahap api. Kondisi ini begitu miris dikarenakan tidak ada yang tersisa.
Buku-buku ini merupakan yang dikumpulkan Putra saat memulung. Sayangnya, semua bukunya sudah tak bersisa.
Advertisement
Tentunya hal ini menjadi musibah yang begitu mengejutkan untuk Putra. Ia pun tak henti-hentinya menangis.
Ketika bercerita kepada Ashanty tangisannya pecah. Ia mengatakan semua barang pemberiannya sudah terbakar habis.