Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Awas, merokok shisha bisa bikin sesak napas

Awas, merokok shisha bisa bikin sesak napas Ilustrasi rokok shisha. Shutterstock/Erik Kalibayev

Merdeka.com - Shisha sebenarnya merupakan budaya merokok dari negara di Timur Tengah. Lambat laun, tren budaya ini pun memasuki Indonesia. Saat ini Anda bisa menemukan banyak kafe atau tempat hiburan yang menyediakan rokok yang sering pula dianggap sebagai alternatif bagi mereka yang ingin lepas dari kecanduan merokok.

Namun sebuah penelitian terbaru yang dilansir dari healthmeup.com menemukan bahwa asap dari rokok ini cukup berbahaya untuk kesehatan tubuh sebab mengandung benzena yang beracun.

"Berbeda dari apa yang selama ini diyakini, merokok shisha bukanlah alternatif merokok yang sehat. Kami menemukan di dalam urin mereka yang merokok shisha terdapat S-phenylmercapturic (SPMA), produk turunan dari benzena," ujar Nada Kassem dari San Diego State University.

Penelitian yang juga diterbitkan di dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention mengatakan bahwa selain menghirup racun benzena, perokok shisha juga menghirup zat karsinogenik yang dihasilkan oleh combustions charcal, salah satu bahan pembuat shisha.

"Paparan benzena yang berlebihan di dalam tubuh selain mampu membuat sesak napas juga bisa memicu timbulnya leukimia di dalam tubuh jika Anda tidak menyadarinya."

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP