Awas, gel manikur bisa merusak kuku dan menyebabkan kanker!
Merdeka.com - Manikur, salah satu kegiatan favorit wanita. Demi mendapatkan kuku cantik nan berkilau, mereka pun rela melakukan manikur dan menggunakan gel yang efeknya memang bisa tahan lama. Namun ternyata gen manikur itu justru bersifat merusak kuku dan bisa menyebabkan kanker kulit!
Gel manikur sendiri memakai memakai tiga lapis cat kuku khusus. Kemudian cara menempelkannya pada kuku adalah dengan menggunakan sinar ultraviolet. Inilah yang diduga sebagai salah satu penyebab kenapa gel manikur mampu memicu kanker.
"Wanita yang suka manikur dengan gel sebaiknya berhati-hati, risiko kanker kulit mengancam mereka," papar Dr Chris Adigun dari New York University School of Medicine, seperti yang dikutip dari Daily Mail (05/03).
Menurut Dr Adigun, sinar ultraviolet yang digunakan dalam proses penggunaan gel manikur sama seperti efek tanning bed, yaitu merusak sel-sel kulit dan meningkatkan risiko kanker.
Selain itu, efek samping dari paparan sinar ultraviolet tersebut adalah mempercepat penuaan. Sebab keseringan melakukan manikur dengan gel membuat kulit tangan cepat keriput. Kemudian sulitnya mendiagnosis penyakit karena deteksi yang sebenarnya bisa dilakukan melalui kuku tertutup oleh pewarna.
"Gel manikur juga merusak kuku. Setidaknya butuh waktu enam minggu bagi kuku untuk pulih dari gel manikur, jadi jangan sering-sering melakukannya," saran Dr Adigun.
Meskipun demikian, ada kemungkinan aseton yang digunakan untuk menghapus cat kuku juga punya efek yang sama buruknya. Sebab aseton pun membuat kulit menjadi sangat kering dan tidak sehat.
Baca juga:Senyawa kimia pada pewarna rambut mampu memicu kankerWHO: benda di sekitar kita mengandung kimia berbahayaApakah stres bekerja mampu memicu kanker?Makan kentang goreng bisa bikin kanker prostat?Doyan ikan asin berisiko kanker tenggorokanMakanan kaya antioksidan malah memicu kanker? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya