Karomah Sunan Gresik, doa mujarab penyembuh penyakit
Merdeka.com - Allah SWT menganugerahi para nabi dan rasulnya, dengan mukjizat yang berbeda-beda. Begitu pula dengan para wali, mereka diberi anugerah berupa karomah yang berbeda-beda antara satu wali dengan wali yang lainnya.
Syekh Maulana Malik Ibrahim, atau dikenal masyarakat Gresik sebagai Kakek Bantal alias Sunan Gresik, dianugerahi Allah SWT kelebihan berupa doa mujarab untuk menyelesaikan semua masalah yang terjadi di masyarakat.
Hal ini diungkapkan, salah satu pengurus sekaligus pemandu doa di Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, di Gapuro Sukolilo, Kecamatan Kota Gresik, Kabupaten Gresik, Abdul Wahab (42).
Dikatakan pria kelahiran 1973 di Tuban ini, wali pertama dalam urutan Wali Songo tersebut, datang ke Gresik sekitar Tahun 1392. Kemudian wafat pada Tahun 1419.
"Kali pertama datang ke Tanah Jawa untuk menyebarkan ajaran Islam, beliau singgah di Desa Leran, Kecamatan Manyar," terangnya saat ditemui merdeka.com, Sabtu (30/5).
"Beliau juga dianugerahi karomah oleh Allah SWT berupa doa-doa mujarab. Doa-doa itu digunakan beliau untuk menyelesaikan masalah dan mengobati penyakit yang mewabah di masyarakat," sambungnya.
Dalam syiar Islamnya, dia tidak hanya berdakwah sembari berdagang, melainkan juga berdakwah melalui jalur pengobatan gratis, yang disisipi dengan ajaran Islam.
"Misalkan, sebelum memulai pengobatannya, masyarakat yang menderita sakit, diajaknya berdoa memohon rida Allah," kata Abdul Wahab memberi contoh.
Karena banyak penduduk yang semula sakit menjadi sembuh setelah diobati Kakek Bantal, mengundang penasaran pihak Kerajaan Majapahit. Beliau pun sempat diundang khusus ke Majapahit untuk mengobati istri raja yang berasal dari Campa.
Syekh Maulana Malik Ibrahim tutp usia pada 12 Robiul Awal Tahun 822 Hijriyah atau 9 April 1419. Jasad beliau disemayamkan di Gapuro Sukolilo, Kecamatan Kota Gresik, Kabupaten Gresik. (mdk/rep)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya