Tim Jokowi nilai Yenny Wahid wajar direbutkan karena putri Gus Dur

Tim Jokowi nilai Yenny Wahid wajar direbutkan karena putri Gus Dur. Sekjen PDI Perjuangan itu memandang wajar Yenny diperebutkan tim kampanye. Karena kompetensi ketokohannya sebagai seorang putri Gus Dur.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Tim Jokowi nilai Yenny Wahid wajar direbutkan karena putri Gus Dur
yenny wahid. ©kapanlagi.com

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto tidak khawatir suara dukungan warga Nahdliyin bakal goyah karena manuver Prabowo-Sandiaga mendekati tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Seperti yang diupayakan bakal cawapres Sandiaga Uno menggaet putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid dalam tim kampanye.

Sebab dia meyakini, organisasi hanya sebagai sarana dan prasarana. Sedangkan suara dukungan ditentukan dari hati rakyat sendiri.

"Kalau ada elemen yang mengorganisir rakyat itu hanya sebagai sarana dan prasarana saja. Tetapi intinya pada hati rakyat itu. Kita melihat ketika Pak Jokowi itu turun bersama rakyat antusiasme itu kan begitu besar tidak dibuat-buat tidak ada manipulasi di situ," kata Hasto di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).

Sekjen PDI Perjuangan itu memandang wajar Yenny diperebutkan tim kampanye. Karena kompetensi ketokohannya sebagai seorang putri Gus Dur.

"Ada tokoh-tokoh kita lihat kemampuan mbak Yenny Wahid dia sebagai putri Gus Dur, beliau punya kompetensi kepemimpinan yang sangat baik menurut saya wajar kalau mbak Yenny Wahid menjadi bagian dari icon untuk digalang oleh semua tim kampanye," jelasnya.

Namun, Hasto tak mengungkap apakah Yenny diajak juga masuk dalam timses Jokowi-Ma'ruf. Dia hanya mengatakan keputusan kemana Yenny merapat, menjadi pilihannya sendiri.

"Tetapi keputusan kita serahkan kepada mbak Yenny Wahid," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Sandiaga Uno tengah melobi anak Abdurrahman Wahid (Gud Dur), Yenny Wahid untuk masuk timses. Selasa (11/9), Yenny menyambangi rumah Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta Selatan. Hari ini, giliran Prabowo bertandang ke rumah kediaman keluarga Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan.

Rekomendasi