Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Strategi kampanye senyap ala SBY demi menangkan Demokrat dan Prabowo-Sandi

Strategi kampanye senyap ala SBY demi menangkan Demokrat dan Prabowo-Sandi SBY pidato di Peringatan HUT ke-17 Partai Demokrat. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Manuver Partai Demokrat dalam mengkampanyekan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipertanyakan banyak pihak. Demokrat tampak tak begitu masif mempromosikan jagoan mereka ke masyarakat. Demokrat mempunyai alasan terkait hal tersebut.

"Nanti ada waktunya Demokrat turun bersama capres atau cawapres, momentumnya nanti. Semua sudah kami perhitungkan," kata Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat (PD), Ferdinand Hutahaean melalui keterangan tertulis, Jumat (26/10).

Ferdinand menuturkan, Demokrat sebenarnya bukan tanpa pergerakan. Saat ini, Ketua Umum Partai Demokrat dan putranya Agus Harimurti Yudhoyono secara diam-diam turun ke menyapa masyarakat.

Meski kampanye tak diekspos media, kata Ferdinand, semua tujuannya tetap memenangkan partai di Pileg dan Prabowo-Sandi di Pilpres.

"Saat ini kami berada di Jawa Tengah. SBY, AHY turun ke bawah berkampanye di basis merah (basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Jawa Tengah. Kami lakukan secara senyap dan semua tujuannya untuk Pileg harus sukses dan Pilpres harus berhasil. Tujuan kami jelas 2 hal ini," ungkapnya.

Ferdinand juga mengaku, partainya tidak takut akan tertinggal dari partai mitra koalisinya, yakni Gerindra, PKS dan PAN. Dia mengklaim strategi senyap ala Demokrat lebih efektif di Pemilu 2019.

"Kami tidak takut dengan itu, kami justru paham betul apa yang harus kami lakukan. Senyap dari pintu ke pintu akan lebih berguna," tandasnya.

Reporter:Ratu Annisaa Suryasumirat

Sumber : Liputan6.com

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP