Rapat Baleg bahas penambahan kursi pimpinan DPR masih mentok

Rapat Baleg bahas penambahan kursi pimpinan DPR masih mentok. Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat tingkat Panitia Kerja (Panja), Rabu (7/2). Rapat itu guna membahas revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) salah satu yang dibahas adalah jumlah kursi pimpinan untuk DPR dan MPR.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Rapat Baleg bahas penambahan kursi pimpinan DPR masih mentok
DPR sahkan RUU Ormas. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar rapat tingkat Panitia Kerja (Panja), Rabu (7/2). Rapat itu guna membahas revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) salah satu yang dibahas adalah jumlah kursi pimpinan untuk DPR dan MPR.

Anggota Baleg dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno mengatakan, deret fraksi sudah setuju dengan adanya penambahan kursi untuk pimpinan DPR. Namun penambahan kursi MPR masih menjadi perdebatan yang alot.

"Yang masih tetapi diperdebatkan saya kira penetapan tambahan pimpinan DPR sudah enggak ada masalah. MPR nanti tinggal nanti karena ada perbedaan dijembatani," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/2).

Menurutnya, beberapa fraksi masih mengedepankan pendapatnya. Seperti PAN yang menginginkan penambahan kursi di MPR dan DPR dengan jumlah yang sama, kemudian NasDem memilih menolak adanya penambahan kursi pimpinan.

"Hanya PAN yang masih menyampaikan penamabahan mestinya jumlah penambahan antara DPR dan MPR sama. Kalau DPR satu yah satu, dua yah dua, tapi mestinya itu enggak ada masalah," ungkapnya.

Anggota Komisi XI DPR itu juga menegaskan, jika tak kunjung menemukan titik temu maka tidak menutup kemungkinan untuk mengunakan opsi voting. Sebab, setiap fraksi memiliki orientasi dan pilihan masing-masing.

"Yes kalau memang tidak ada jalan lain karena musyawarah mufakat tidak menghasilkan keputusan bulat yah voting enggak ada masalah, tapi saya kira DPR kan lembaga politik setiap fraksi melihat kecenderungan orientasi dari pilihan yang ada di fraksi," tandasnya.

Rekomendasi